Pencarian

HP Sudah 5G Tapi Sinyal Telkomsel 5G Tak Muncul, Ini Penyebabnya

Rabu, 07 Oktober 2026 • 17:34:31 WIB
HP Sudah 5G Tapi Sinyal Telkomsel 5G Tak Muncul, Ini Penyebabnya
Pengguna smartphone 5G melaporkan belum dapat mengakses jaringan Telkomsel 5G meski perangkat dan kartu SIM mendukung.

LAMPUNG — Sejumlah pengguna smartphone 5G di Indonesia melaporkan tidak bisa mengakses jaringan Telkomsel 5G meski perangkat dan kartu SIM sudah mendukung. Telkomsel mencatat jaringan 5G baru tersedia di lebih dari 80 kota, sementara implementasi 5G di Indonesia memakai teknologi Non-Standalone yang menuntut kombinasi band 4G dan 5G tertentu. Ketidakcocokan band pada perangkat impor menjadi salah satu pemicu utama masalah ini.

Perangkat 5G kini bukan lagi barang mewah. Ponsel kelas menengah hingga low-end sudah banyak yang kompatibel dengan jaringan generasi kelima. Namun, kepemilikan perangkat 5G tidak otomatis membuat pengguna bisa menikmati layanan Telkomsel 5G.

Telkomsel meluncurkan jaringan 5G pada 2021 dan terus memperluas cakupannya. Meski begitu, ada sejumlah syarat teknis yang harus dipenuhi sebelum ponsel benar-benar terhubung ke jaringan tersebut.

Lokasi Belum Masuk Cakupan 5G

Penyebab paling umum adalah pengguna berada di luar area coverage 5G Telkomsel. Jaringan 4G Telkomsel sudah menjangkau 97% populasi Indonesia, sedangkan 5G masih dalam tahap perluasan.

Saat ini, 5G Telkomsel tersedia di lebih dari 80 kota. Ketika berada di wilayah tanpa coverage 5G, ponsel yang mendukung 5G akan otomatis beralih ke 4G. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengecek peta coverage operator, bukan langsung mengganti perangkat.

Telkomsel dalam FAQ resminya menyebut empat syarat utama agar pelanggan bisa menikmati 5G: nomor sudah mengaktifkan layanan 5G, smartphone mendukung jaringan 5G, menggunakan SIM bertipe USIM, dan lokasi tercakup jaringan 5G.

Band Frekuensi HP Tidak Cocok

Masalah teknis berikutnya adalah ketidakcocokan band frekuensi. Ini kerap terjadi pada ponsel 5G yang dibeli dari luar negeri.

Dominicus Susanto, Senior Marketing Manager Qualcomm Technologies, menjelaskan implementasi 5G di Indonesia menggunakan teknologi Non-Standalone (NSA) yang membutuhkan kombinasi band 4G dan 5G tertentu.

"Jaringan Telkomsel menggunakan N40 pada 2.300 MHz sebagai data plane, dengan B1 atau B3 sebagai control plane," ujar Dominicus, seperti dikutip dari penjelasannya.

Artinya, label 5G pada spesifikasi ponsel tidak cukup. Perangkat juga harus kompatibel dengan pita frekuensi yang digunakan operator. Telkomsel sendiri beroperasi pada n40 (2.300 MHz) dan n1 (2.100 MHz) untuk layanan 5G.

SIM Card Belum Kompatibel

Faktor kartu SIM juga berpengaruh. Pelanggan Telkomsel yang masih memakai kartu 2G atau 3G harus menggantinya ke kartu 4G atau USIM.

Jika sudah merupakan pelanggan 4G, layanan 5G Telkomsel dapat dinikmati secara otomatis tanpa perlu mengganti kartu baru. Pengguna USIM maupun eSIM tidak perlu melakukan penggantian.

Pengaturan HP Masih Terkunci di 4G

Kemungkinan lain, perangkat sebenarnya mendukung 5G tetapi pengaturan jaringan masih memilih LTE/4G. Setiap produsen punya jalur pengaturan yang berbeda.

  1. Google Pixel: Setelan > Jaringan & internet > SIM > operator > Jenis jaringan pilihan. Google menegaskan pilihan yang tersedia dapat berbeda tergantung perangkat dan operator.
  2. Samsung Galaxy: Pengaturan > Koneksi > Jaringan Seluler > Mode Jaringan, lalu pilih opsi yang mencantumkan konektivitas 5G. Panduan ini tersedia di situs resmi Samsung Indonesia dan diperbarui Mei 2026.
  3. iPhone: Pengaturan > Seluler > Pilihan Data Seluler > Suara & Data, lalu pilih 5G Otomatis atau 5G Aktif jika opsi tersedia.

Pengaturan ini berbeda antara Android dan iPhone, bahkan antarprodusen Android. Pengguna perlu memastikan mode jaringan tidak terkunci pada opsi 4G/LTE saja.

Mengapa 5G Penting untuk Bisnis dan Industri

Telkomsel mengusung slogan "Dekatnya Nyata, Pintarnya Terasa" untuk layanan 5G-nya. Jaringan ini menawarkan latensi super rendah (ultra-low latency) yang memungkinkan komunikasi real-time.

Bagi pengguna individu, manfaatnya terasa pada video call kualitas tinggi, virtual event, hingga teknologi Augmented/Virtual Reality yang menghadirkan interaksi mendekati tatap muka.

Di skala bisnis, 5G mendukung otomatisasi pabrik (smart factory), operasional tambang cerdas (smart mining), dan sistem logistik berbasis data real-time. Ketersediaan sinyal yang stabil menjadi prasyarat adopsi teknologi tersebut.

Apa yang Perlu Dilakukan Pengguna

Sebelum menghubungi layanan pelanggan, pengguna bisa memeriksa beberapa hal secara mandiri. Pastikan nomor sudah mengaktifkan profil 5G, cek peta coverage di situs resmi Telkomsel, dan verifikasi band frekuensi ponsel.

Untuk mengaktifkan profil 5G, pengguna dapat mengunjungi kanal resmi Telkomsel. Profil 5G saat ini telah aktif untuk sejumlah pelanggan.

Jika semua syarat terpenuhi tetapi sinyal 5G tetap tidak muncul, kemungkinan besar lokasi pengguna memang belum masuk cakupan. Perluasan jaringan 5G Telkomsel masih berlangsung dan akan terus bertambah seiring waktu.

Follow lampungvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks