PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Lampung mencatat jumlah investor saham di Provinsi Lampung mencapai 222.978 single investor identification (SID) hingga Agustus 2026. Capaian itu naik dibandingkan total kumulatif investor saham sepanjang 2025 yang sebanyak 185.728 SID. Penambahan investor baru sepanjang Januari–Agustus 2026 tercatat 37.250 SID, sementara sepanjang 2025 mencapai 92.737 SID.
BANDARLAMPUNG — Kepala Kantor BEI Perwakilan Lampung Hendi Prayogi menyampaikan angka tersebut berdasarkan data rekapitulasi hingga Agustus 2026. Ia menegaskan pasar modal tidak hanya berisi produk saham, melainkan juga obligasi dan reksa dana.
"Pasar modal produknya cukup banyak seperti obligasi, reksa dana dan saham. Untuk saham berdasarkan data rekapitulasi hingga Agustus 2026 jumlah single investor identification (SID) mencapai 222.978," ujar Hendi di Bandarlampung, Selasa.
Penambahan Investor Baru per Bulan Belum Signifikan
Meski total investor saham naik, laju penambahan investor baru sepanjang 2026 belum mengimbangi capaian tahun sebelumnya. Hingga Agustus 2026, BEI Lampung mencatat 37.250 SID baru.
Angka itu lebih kecil dibandingkan sepanjang 2025 yang mencapai 92.737 SID baru. "Namun untuk jumlah investor baru saham hingga Agustus 2026 belum meningkat signifikan dengan jumlah single investor identification baru sebanyak 37.250. Sedangkan sepanjang 2025 jumlah investor baru saham mencapai 92.737 single investor identification," katanya.
Januari Jadi Bulan dengan Penambahan Terbanyak
Penambahan investor baru saham per bulan sepanjang 2026 paling banyak terjadi pada Januari, yakni 9.224 SID. Rata-rata penambahan bulanan berada di kisaran 3.000–4.000 SID.
Dengan sisa empat bulan di 2026, BEI Lampung masih menargetkan penambahan investor saham yang lebih maksimal. Fokus kantor perwakilan tidak hanya pada produk saham, tetapi juga pada pasar modal secara keseluruhan.
"Masih ada waktu empat bulan lagi, kami yakin untuk investor saham bisa lebih maksimal. Tetapi fokus dari Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia tidak hanya saham melainkan fokus ke pasar modal. Tapi akan terus kami tingkatkan untuk literasi pasar modal salah satunya untuk produk saham," ucap dia.
Literasi Diperkuat untuk Cegah Investasi Bodong
BEI Perwakilan Lampung memperluas edukasi mengenai investasi di pasar modal agar masyarakat dapat berinvestasi dengan aman. Langkah itu juga untuk mencegah warga terlibat dalam investasi ilegal atau investasi bodong.
"Karena ketertarikan masyarakat akan produk pasar modal beragam, tentu peran literasi dan edukasi ini akan terus diperkuat," tambahnya.
Ketertarikan warga Lampung pada produk pasar modal dinilai beragam, sehingga literasi dan edukasi menjadi bagian yang terus diperkuat BEI Perwakilan Lampung.