Pencarian

Kreator Video Dies Natalis ke-10 ITERA Tagih Rp 2,5 Juta, Invoice Tak Dibayar Meski Karya Dipakai di Panggung

Selasa, 06 Oktober 2026 • 12:31:31 WIB
Kreator Video Dies Natalis ke-10 ITERA Tagih Rp 2,5 Juta, Invoice Tak Dibayar Meski Karya Dipakai di Panggung
Kreator Neverhide menagih pembayaran Rp 2,5 juta atas produksi video Dies Natalis ke-10 ITERA.

LAMPUNG — Kreator yang tergabung dalam Neverhide mengerjakan produksi dan pengembangan video slideshow untuk rangkaian Dies Natalis ke-10 ITERA 2014–2024. Invoice yang diajukan mencakup sejumlah item pekerjaan, mulai dari bumper logo, design editing, slide editing, redesign logo dan teks, hingga ide atau konsep kreatif beserta penyesuaian materi.

Dokumen penagihan itu secara spesifik mencantumkan pihak yang ditagih, jenis pekerjaan, dan nilai jasa yang diajukan. Arsip pekerjaan serta dokumentasi pendukung disebut tersedia untuk keperluan verifikasi.

Watermark Neverhide Masih Melekat di Materi yang Ditayangkan

Tangkapan layar dokumentasi kegiatan menunjukkan materi visual dengan watermark Neverhide tampil di layar panggung. Salah satunya memperlihatkan slide bertuliskan "KKN Desa Binaan ITERA" dan "Bakti Sosial" dalam rangkaian Dies Natalis.

Pada dokumentasi lain, materi yang ditampilkan memuat agenda Creative Market, Fashion Show, E-Sports, Itera Run, dan Diskorobik. Watermark Neverhide terlihat berada pada materi visual tersebut.

Bukti lain memperlihatkan file video yang digunakan dalam produksi, termasuk berkas "BUMPER DIES NATALIS 10 ITERA.mpg". Informasi file dalam dokumentasi mencatat video itu dibuat dan dimodifikasi pada 28 Mei 2024.

Jejak Waktu: Dari Peluncuran Agenda hingga Panggung Acara

Tanggal pembuatan file tersebut bertepatan dengan momentum peluncuran agenda Dies Natalis ke-10 ITERA pada 28 Mei 2024. Akun Instagram resmi @iteraofficial juga mengunggah dokumentasi peluncuran agenda itu pada 29 Mei 2024.

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa ITERA resmi meluncurkan agenda Dies Natalis ke-10 melalui kegiatan di Ampiteater Embung C ITERA pada Selasa, 28 Mei 2024. Rangkaian bukti itu menunjukkan keterkaitan waktu antara pembuatan materi, pelaksanaan kegiatan, dan publikasi dokumentasi.

Invoice Dikirim via Email Resmi, Tak Ada Balasan

Menurut keterangan kreator kepada wartawan, invoice telah dikirimkan melalui email resmi ITERA sebagai upaya meminta penyelesaian pembayaran. Namun hingga berita ini diturunkan, tidak ada jawaban atau balasan dari pihak kampus atas email tersebut.

Kreator tidak hanya mengajukan tagihan secara informal. Invoice yang ditujukan kepada Institut Teknologi Sumatera itu mencantumkan rincian pekerjaan dan nominal yang ditagihkan secara jelas.

Pertanyaan yang Belum Terjawab

Keberadaan watermark pada materi yang ditayangkan memunculkan pertanyaan lanjutan. Jika watermark masih melekat pada materi video, publik dapat mempertanyakan apakah video tersebut merupakan versi final atau materi preview.

Jika merupakan materi final, mengapa watermark kreator masih tampil? Sebaliknya, jika materi preview yang belum dinyatakan final, mengapa materi tersebut digunakan untuk kebutuhan acara resmi institusi?

Pertanyaan itu menjadi semakin relevan karena pihak kreator mengaku masih memiliki persoalan pembayaran atas pekerjaan yang telah dikerjakan. Persoalannya bukan semata-mata nominal Rp 2,5 juta, melainkan bagaimana sebuah institusi memperlakukan hasil kerja kreator yang telah digunakan untuk kepentingan kegiatan resminya.

Follow lampungvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tintainformasi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks