Pencarian

Polres Lampung Selatan Libatkan Sekolah dan Orang Tua Awasi Pelajar Berkendara Usai Kecelakaan di Kalianda

Selasa, 29 September 2026 • 09:32:01 WIB
Polres Lampung Selatan Libatkan Sekolah dan Orang Tua Awasi Pelajar Berkendara Usai Kecelakaan di Kalianda
Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP M Erza Trisyahputra Nasution memberi keterangan kepada wartawan di Kalianda, Senin.

Kepolisian Resor Lampung Selatan memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas bagi pelajar dengan menggandeng pihak sekolah dan orang tua untuk mencegah kecelakaan yang melibatkan anak di bawah umur. Langkah tersebut diambil menyusul kecelakaan yang menewaskan seorang pelajar berusia 15 tahun di Jalan Umum Simpang Empat Gontor, Desa Tajimalela, Kecamatan Kalianda. Satlantas Polres Lampung Selatan menyatakan pengawasan keluarga menjadi kunci utama karena orang tua merupakan lingkungan pertama yang berinteraksi langsung dengan anak.

KALIANDA — Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP M Erza Trisyahputra Nasution mengatakan edukasi kepada pelajar dilakukan secara rutin melalui kegiatan Police to School yang digelar setiap pekan. Program itu menyasar siswa di sejumlah sekolah dengan melibatkan pihak sekolah sebagai perpanjangan tangan imbauan keselamatan berkendara.

"Kami melibatkan pihak sekolah untuk mengimbau para siswa agar selalu menjaga keselamatan dan memperhatikan ketertiban berlalu lintas," kata Erza di Kalianda, Senin.

Selain edukasi di ruang kelas, jajaran Satlantas juga menggelar pengamanan pada jam rawan sore di sejumlah titik yang dinilai berpotensi terjadi kecelakaan maupun gangguan lalu lintas. Penempatan personel itu dilakukan sebagai langkah preventif, terutama saat pelajar pulang sekolah dan mulai menggunakan kendaraan di jalan raya.

Kecelakaan di Simpang Empat Gontor Tewaskan Pelajar 15 Tahun

Pernyataan Erza disampaikan menyusul kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua pelajar di Jalan Umum Simpang Empat Gontor, Desa Tajimalela, Kecamatan Kalianda, pada Kamis (24/9) sekitar pukul 15.50 WIB.

Dalam kejadian itu, dua pelajar berinisial ID (15) dan RJ (16) yang berboncengan sepeda motor Honda Beat terlibat kecelakaan dengan truk Hino. ID mengalami luka berat dan meninggal dunia setelah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis, sedangkan RJ masih menjalani perawatan.

Menurut Erza, kecelakaan terjadi setelah sepeda motor yang dikendarai kedua pelajar bersinggungan dengan bagian samping kendaraan truk saat berada di persimpangan.

Personel Baru Selesai Pengamanan Rawan Sore di Sekitar Lokasi

Erza menambahkan, pada saat kejadian personel Satlantas baru selesai melaksanakan pengamanan rawan sore di sekitar lokasi dan kemudian turut membantu proses evakuasi korban.

"Kecelakaan tersebut terjadi bukan di titik yang kami petakan sebagai lokasi rawan," katanya.

Keterangan itu sekaligus menegaskan bahwa pemetaan titik rawan yang dilakukan Satlantas belum sepenuhnya menutup potensi kecelakaan di ruas jalan lain. Persimpangan Gontor tidak masuk dalam daftar lokasi yang selama ini mendapat penjagaan rutin pada jam pulang sekolah.

Peran Orang Tua Jadi Kunci Cegah Kecelakaan Pelajar

Erza menyebut peran orang tua sangat penting dalam mencegah kecelakaan yang melibatkan pelajar. Keluarga, menurut dia, merupakan lingkungan pertama yang berinteraksi langsung dengan anak sehingga pengawasan terhadap penggunaan kendaraan seharusnya dimulai dari rumah.

"Kami berharap seluruh orang tua selalu memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya, terutama saat menggunakan kendaraan," ujarnya.

Imbauan itu menyasar kebiasaan pelajar di Lampung Selatan yang masih banyak mengendarai sepeda motor ke sekolah meski belum memiliki surat izin mengemudi. Pengawasan orang tua dinilai lebih efektif dibanding penindakan di jalan yang sifatnya sesaat.

Sinergi Kepolisian, Sekolah, dan Keluarga

Upaya pencegahan kecelakaan pelajar membutuhkan sinergi antara kepolisian, sekolah, dan keluarga. Edukasi mengenai keselamatan berkendara, pengawasan penggunaan kendaraan, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar sekaligus menekan risiko kecelakaan di jalan raya.

Satlantas Polres Lampung Selatan menyatakan akan melanjutkan kegiatan Police to School setiap pekan dan mengevaluasi titik-titik pengamanan jam rawan sore. Evaluasi itu dilakukan untuk memastikan lokasi yang selama ini dianggap aman tetap terpantau, terutama pada jam pulang sekolah.

Follow lampungvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lampung.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks