LAMPUNG — Pekan ini Apple dijadwalkan menggelar acara "Surprise and Shine" yang akan menjadi panggung bagi iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Ultra—foldable pertama mereka. Namun, sebelum acara tersebut, sederet ponsel yang dipamerkan di IFA 2026 justru menunjukkan celah inovasi yang bisa dieksekusi Apple di masa depan. Tom's Guide merangkum empat fitur yang layak diadopsi, mulai dari desain hingga fungsionalitas kamera.
iPhone Ultra Butuh Kamera Telefoto yang Sesungguhnya
iPhone Ultra diprediksi hadir dengan dua kamera belakang 48 MP—utama dan ultra-wide—mirip dengan Galaxy Z Fold 8. Namun, Xiaomi 18 Fold yang dipamerkan di IFA 2026 membuktikan bahwa ponsel lipat berformat lebar tidak harus mengorbankan kualitas zoom.
Xiaomi berhasil menyematkan tiga kamera di punggung perangkat, termasuk kamera telefoto khusus. Padahal, bentuknya mirip dengan desain paspor yang digembar-gemborkan untuk iPhone Ultra. Ini menjadi sinyal bahwa pengguna foldable seharusnya tidak menerima kompromi pada sektor fotografi.
Edisi Kolektor: Kolaborasi Ala Motorola dan Swarovski
Motorola memperkenalkan Razr 2026 Swarovski Edition di IFA 2026. Ponsel ini dihiasi 35 kristal Swarovski yang diposisikan secara manual, plus kristal 32 facet di engselnya. Fungsinya identik dengan Razr 2026 standar, tetapi material khusus membuatnya terasa berbeda.
Harganya hanya US$ 900 (sekitar Rp 14,8 juta) di Amerika Serikat mulai 10 September—US$ 100 lebih mahal dari model standar. Kolaborasi semacam ini dinilai layak ditiru Apple, misalnya dengan brand seperti Issey Miyake yang pernah bekerja sama untuk iPhone Pocket tahun lalu.
Layar Tanpa Bezel Bukan Lagi Mimpi
Tecno memamerkan konsep ponsel dengan layar yang nyaris tanpa bingkai di IFA 2026. Teknologi ini mengharuskan proses produksi display dirombak total, dan Tecno mengaku belum berencana memasarkannya secara komersial.
Namun, keberadaan konsep ini membuktikan bahwa layar tanpa bezel secara teknis mungkin diwujudkan. Apple disebut-sebut akan menghadirkan teknologi serupa pada iPhone edisi ulang tahun ke-20 tahun depan, dan sumber daya yang dimiliki perusahaan asal Cupertino itu dinilai cukup untuk merealisasikannya.
Modul Kamera yang Bisa Dilepas dari Punggung Ponsel
Ide paling radikal datang dari Ulefone RugOne XSnap 7 Pro. Ponsel rugged ini memiliki kamera aksi yang tertanam di punggungnya dan bisa dicabut untuk digunakan secara terpisah, mirip DJI Osmo Action 6 atau GoPro Hero13 Black.
Kamera lepas tersebut mampu merekam hingga 2.8K pada 30fps, dengan ponsel berfungsi sebagai layar monitor. Konsep ini dinilai menarik karena bisa menghilangkan kebutuhan membawa perangkat kamera tambahan. Mengingat iPhone sudah unggul dalam perekaman video, eksekusi ide serupa oleh Apple akan menjadi nilai jual yang besar.
Dari keempat fitur tersebut, tidak ada yang dijadwalkan hadir dalam acara pekan ini. Namun, IFA 2026 telah menetapkan standar baru yang bisa menjadi peta jalan bagi Apple untuk berinovasi di luar siklus tahunan mereka.