BANDAR LAMPUNG — Rangkaian lomba dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 RI akan digelar di SMAN 8 Bandar Lampung selama tiga hari, terhitung 12-14 Agustus 2026. Lomba ini melibatkan seluruh siswa dari kelas 10 hingga kelas 12.
Meliana, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 8 Bandar Lampung, menyebut ada empat cabang yang diperlombakan. "Ada lomba kreasi, paduan suara, jalan rintang dan lomba kultum. Ini adalah rangkaian acara dalam rangka memeriahkan hari jadi Bangsa Indonesia ke 81," kata Meliana, Senin (10/8/2026).
Menumbuhkan Kebersamaan Antar Kelas
Di sela-sela latihan, Omi Silvia, siswi kelas 11.6, mengungkapkan harapannya terhadap gelaran lomba ini. Ia berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan rasa kebersamaan dan mengikat tali silaturahmi antar sesama siswa.
"Baik kakak kelas, adik kelas atau sesama teman sekelas," ujar Silvia.
Menyoal pesan di momen HUT ke-81 RI, Silvia berharap dirinya dan rekan-rekannya dapat menjadi pribadi yang lebih baik. "Menjadi anak yang berprestasi, patuh dan taat kepada guru dan orang tua. Terlebih saat tampil pada saat pengibaran bendera di tanggal 17 Agustus nanti, berharap sukses lancar," katanya.
Guru dan Satpam Diminta Awasi Penggunaan Gadget
Di momen yang sama, Meliana berpesan agar para siswa tetap mengedepankan kedisiplinan. Salah satu contohnya dengan memberikan batasan penggunaan gadget di lingkungan sekolah.
Hal ini dinilai penting untuk mengantisipasi siswa terjerumus dalam penggunaan media sosial di luar batas tugas belajar. Pihak sekolah pun melibatkan guru, karyawan, hingga satpam untuk memonitor anak didik.
"Di sekolah tanggung jawab guru, tapi di luar jam sekolah orang tua tentu memiliki tanggung jawab besar terhadap anaknya," terang Meliana.
Belajar Dua Shift Imbas Revitalisasi Ruang Kelas
Kegiatan belajar mengajar di SMAN 8 Bandar Lampung saat ini terbagi dalam dua shift, pagi dan siang. Hal ini disebabkan oleh proses revitalisasi atau perbaikan pada sejumlah ruang lokal.
Kendati demikian, Meliana menegaskan kebijakan ini tidak berdampak signifikan terhadap kegiatan anak. "Hanya mengalami penyusutan jam mengajar, tapi tidak mengurangi jam pelajaran. Karena jadwal masuknya di ubah sementara, pagi jam 7-12.30 WIB, siang 12.30 WIB-jam 5 sore. Lantaran ada 11 lokal sedang dalam tahap perbaikan," jelasnya.