LAMPUNG — Bank sentral kembali membuka gerbang karier bagi talenta muda Indonesia melalui program PCPM yang menjadi jalur utama rekrutmen asisten manajer di institusi tersebut. Pengumuman ini disampaikan BI melalui akun Instagram resminya pada Sabtu (8/8), sehari sebelum pendaftaran dibuka.
"Seleksi penerimaan PCPM Bank Indonesia Angkatan 41 kembali dibuka! Saatnya ambil bagian bersama Bank Indonesia dan #BeriMakna bagi perekonomian negeri. Sudah siap menjadi bagian dari perjalanan ini?," tulis BI dalam unggahannya.
Dua Puluh Satu Prodi Masuk Daftar Bidang Studi yang Dibutuhkan
BI membuka pintu seleksi untuk beragam latar belakang pendidikan. Dari rumpun ekonomi dan bisnis, tersedia slot untuk Ilmu Ekonomi, Studi Pembangunan, Ilmu Ekonomi Syariah, Agribisnis/Sosial Ekonomi, Manajemen, Bisnis/Keuangan, dan Akuntansi.
Untuk bidang hukum dan sosial, BI membutuhkan lulusan Ilmu Hukum, Ilmu Komunikasi, Hubungan Internasional, Psikologi, serta Ilmu Administrasi. Sementara itu, kandidat dari rumpun teknik dan teknologi informasi juga memiliki peluang, dengan daftar yang mencakup Teknik Industri, Teknik Sipil, Elektro, Arsitektur, Kimia, Lingkungan, Mesin, Fisika, Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Teknologi Informasi, dan Sistem Informasi.
Lulusan Matematika, Aktuaria, dan Statistika juga masuk dalam daftar kebutuhan tahun ini, menegaskan bahwa BI tidak hanya mencari kandidat dari latar belakang ekonomi murni.
Kualifikasi Ketat: IPK Minimal 3,00 dan Bebas Ikatan Dinas
Selain batas usia dan IPK minimal 3,00 dari skala 4,00, pelamar wajib berstatus Warga Negara Indonesia, sehat jasmani dan rohani, serta tidak sedang menjalani ikatan dinas dengan institusi lain—atau bersedia melepaskan ikatan tersebut.
BI juga mensyaratkan pelamar untuk bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia. Pengalaman organisasi menjadi nilai tambah yang diutamakan dalam seleksi, meskipun tidak bersifat wajib.
Peringatan Resmi: Proses Seleksi Tidak Dipungut Biaya
Dalam pengumuman yang sama, BI menegaskan bahwa seluruh proses seleksi PCPM tidak memungut biaya apapun dari pelamar. Pernyataan ini menjadi pengingat penting di tengah maraknya modus penipuan rekrutmen yang mengatasnamakan institusi keuangan negara.
"Hati-hati ya Sobat! Bank Indonesia tidak memungut biaya apapun selama pelaksanaan seleksi," pungkas BI.
Jendela pendaftaran yang hanya berlangsung enam hari—dari 9 hingga 14 Agustus 2026—memberikan waktu yang relatif singkat bagi kandidat untuk menyiapkan berkas. Calon pelamar disarankan mempersiapkan dokumen akademik dan sertifikat pendukung sejak dini sebelum melakukan registrasi online.