Pencarian

Pemkab Lampung Selatan Anggarkan Rp 1,13 Miliar untuk Rehabilitasi Jalan RA Basyid di Jati Agung, Kontrak Diteken 30 Juli

Kamis, 06 Agustus 2026 • 18:46:01 WIB
Pemkab Lampung Selatan Anggarkan Rp 1,13 Miliar untuk Rehabilitasi Jalan RA Basyid di Jati Agung, Kontrak Diteken 30 Juli
Pemkab Lampung Selatan menandatangani kontrak rehabilitasi Jalan RA Basyid di Jati Agung senilai Rp1,13 miliar pada 30 Juli 2026.

KALIANDA — Ruas Jalan Karang Sari-Batas Bandar Lampung yang selama ini dikeluhkan warga karena berlubang akhirnya mendapat kepastian penanganan. Pemkab Lampung Selatan menargetkan perbaikan menggunakan lapisan aspal beton (AC-WC) di titik yang masuk kategori rusak berat tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, mengungkapkan kontrak pekerjaan bernomor 118/KTR/KONS-BM/DPUPR-LS/APBD/2026 telah diteken pada 30 Juli 2026. “Saat ini penyedia jasa sedang melakukan persiapan untuk memulai pekerjaan di lapangan,” ujarnya, Kamis (6/8/2026).

Kerusakan Jalan RA Basyid: 330 Meter Masuk Kategori Rusak Berat

Berdasarkan data Dinas PUPR Lampung Selatan, dari total panjang ruas 4,47 kilometer, hanya 450 meter yang berkondisi baik. Sisanya, 1.600 meter dalam keadaan sedang, 2.090 meter rusak ringan, dan 330 meter rusak berat.

Kerusakan di jalur penghubung Lampung Selatan menuju Kota Bandar Lampung ini memang sudah lama dikeluhkan. Lubang-lubang dalam memaksa pengendara sepeda motor mengurangi kecepatan, bahkan di sejumlah titik warga memasang ban bekas sebagai penanda bahaya.

Prioritas Perbaikan: Volume Kendaraan Jadi Pertimbangan Utama

Hendry menjelaskan, penentuan titik prioritas rehabilitasi tidak dilakukan asal. Pemerintah daerah mempertimbangkan tingkat kerusakan, volume lalu lintas harian, hingga manfaat langsung bagi masyarakat.

Jalan RA Basyid sendiri dikenal padat, terutama pada sore hari ketika pekerja kembali dari arah Bandar Lampung. Kendaraan roda dua hingga truk bertonase besar melintas setiap hari, membuat risiko kecelakaan meningkat saat kondisi aspal berlubang.

Keterbatasan Anggaran: Mengapa Pemkab Tak Bisa Sekaligus?

Menanggapi harapan warga agar seluruh ruas diperbaiki sekaligus, Hendry mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan bertahap. Kemampuan keuangan daerah menjadi batasan utama yang memaksa pemkab menyesuaikan skala prioritas.

“Keluhan masyarakat menjadi perhatian kami. Pemerintah tidak tinggal diam dan terus berupaya melakukan perbaikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran yang ada,” kata Hendry.

Ia menambahkan, penanganan 750 meter pada tahun ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang perbaikan ruas tersebut. Dengan dimulainya pekerjaan, diharapkan mobilitas warga yang sehari-hari bergantung pada jalur ini bisa kembali normal.

“Kami berharap masyarakat dapat terus mendukung agar pembangunan berjalan lancar. Dengan dimulainya perbaikan ini, semoga kondisi Jalan RA Basyid semakin baik sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih aman, nyaman, dan lancar,” tutup Hendry.

Follow lampungvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: betiklampung.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks