METRO — Kontingen Porwanas Lampung menurunkan tiga pasangan andalan sejak awal permainan untuk mengunci keunggulan poin atas GABSI Kota Metro. Barisan pemain meliputi duet Ardi Purnomo-Bhayu Suprana, Timbul Febriansyah-Zulkhair, serta pasangan Cholisi Muhlis-Okta Riki.
Secara teknis, pertarungan beregu menerapkan skema gugur melintasi tiga babak. Format ini menuntut setiap pasangan menjaga konsistensi poin di sepanjang pertandingan.
Begitu fase beregu usai, persaingan bergeser ke nomor pasangan yang mengadopsi sistem top bottom. Hasilnya, duet Ardi Purnomo-Bhayu Suprana menempati posisi kedua.
Rekan satu timnya, Timbul Febriansyah-Zulkhair, sukses mengamankan tempat ketiga. Sementara podium puncak dikuasai pasangan Tony Wijaya dan Ariyanto lewat torehan 97 IMP.
Uji kemampuan melawan GABSI Metro merupakan bagian dari program pelatihan terpadu menuju kompetisi tingkat nasional. Timbul Febriansyah alias MBI menegaskan, frekuensi latihan tanding akan terus ditingkatkan.
“Bukan hanya melakukan latihan tanding di dalam daerah, kami juga mempersiapkan uji tanding ke luar daerah,” ucap MBI.
Persiapan ke luar daerah itu menyasar pengasahan insting maupun mental bertanding punggawa bridge Lampung. Dua aspek itu dinilai krusial saat menghadapi tekanan di ajang Porwanas nanti.
Kemenangan 78-60 atas GABSI Kota Metro menjadi modal awal bagi kontingen jurnalis Lampung. Jadwal uji tanding berikutnya akan menyusul sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju kompetisi tingkat nasional.