Sekdaprov Lampung Lantik Staf Ahli Gubernur dan Dua Pejabat Fungsional di Kantor Gubernur

Penulis: Syaiful Bahri  •  Jumat, 09 Oktober 2026 | 12:31:32 WIB
Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan memimpin pelantikan tiga pejabat di lingkungan Pemprov Lampung.

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal diwakili Sekdaprov Marindo Kurniawan melantik tiga pejabat di lingkungan Pemprov Lampung. Selain Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, dua pejabat fungsional turut diambil sumpahnya. Wulan Suci Mokobombang dilantik sebagai Psikolog Klinis Ahli Pertama pada Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung.

Jefri Sofian Leksana mengisi posisi Dokter Ahli Pertama pada Rumah Sakit Umum Daerah Bandar Negara Husada Provinsi Lampung. Ketiga pejabat mengucapkan sumpah janji di hadapan Sekdaprov dan sejumlah pejabat perangkat daerah.

Rotasi Jabatan Dinilai Hal Lazim dalam Birokrasi

Marindo menyebut rotasi dan mutasi jabatan sebagai hal yang lazim dalam dinamika birokrasi dan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan. Pengabdian kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama setiap aparatur pemerintah.

"Pengabdian kita kepada masyarakat Lampung adalah tugas utama. Di tengah dinamika permasalahan masyarakat yang kompleks, diperlukan pejabat yang mampu merumuskan kebijakan-kebijakan solutif dan peka terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat," ujar Marindo.

Bonus Demografi Jadi Fokus Staf Ahli Baru

Sekdaprov menekankan pentingnya peran Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM dalam memberikan masukan serta telaahan strategis kepada pimpinan. Terutama dalam menghadapi peluang dan tantangan bonus demografi.

Menurut Marindo, besarnya jumlah penduduk usia produktif harus dikelola optimal agar menjadi kekuatan pendorong pembangunan daerah. Diperlukan perumusan kebijakan strategis, objektif, dan konstruktif terkait peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, produktivitas tenaga kerja, perlindungan sosial, serta penguatan karakter generasi muda.

"Ke depan, kita akan menghadapi bonus demografi yang merupakan peluang sekaligus tantangan besar bagi pembangunan daerah. Besarnya jumlah SDM usia produktif harus mampu kita kelola menjadi kekuatan pembangunan," ujarnya.

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Diperlukan

Marindo mengingatkan pentingnya membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh perangkat daerah, pemangku kepentingan, serta masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

"Kita harus bersama-sama mempersiapkan generasi yang unggul, produktif, dan berdaya saing dalam mewujudkan masyarakat Lampung yang lebih maju," ucapnya.

Jabatan sebagai Amanah yang Punya Batas Waktu

Pada kesempatan tersebut, Sekdaprov menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan keikhlasan.

"Jabatan, pangkat, dan kekuasaan adalah amanah yang memiliki batas waktu. Yang akan menjadi legacy adalah nilai-nilai kebaikan, nilai-nilai karya, keteladanan, dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat," tutur Marindo.

Reporter: Syaiful Bahri
Sumber: jejaring09.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top