MacBook Pro OLED Diprediksi Dorong Kiriman Panel Layar Premium Naik 50% pada 2026

Penulis: Khairul Anwar  •  Jumat, 09 Oktober 2026 | 10:08:01 WIB
Counterpoint Research memproyeksikan pengiriman panel OLED laptop naik 50% pada 2026.

LAMPUNG — Counterpoint Research memproyeksikan pengiriman panel OLED untuk laptop naik 50% pada 2026, dipicu adopsi Apple di MacBook Pro generasi berikutnya. Laporan tersebut juga menyebut permintaan PC AI premium dan kemajuan teknologi tandem OLED sebagai pendorong utama pertumbuhan ini.

Riset terbaru Counterpoint Research menempatkan MacBook Pro generasi berikutnya sebagai salah satu katalis utama lonjakan permintaan panel OLED laptop. Proyeksi ini muncul di tengah pasar layar laptop secara keseluruhan yang justru diprediksi menyusut.

Counterpoint memperkirakan pengiriman panel laptop kelas lanjutan (advanced notebook display) tumbuh 11% sepanjang 2026 dibanding 2025. Angka itu jauh melampaui pasar layar laptop secara umum yang diproyeksikan turun 3% year on year.

OLED Geser Dominasi MiniLED

Pergeseran terbesar terjadi pada persaingan OLED melawan MiniLED di segmen laptop premium. Counterpoint memproyeksikan pangsa OLED naik dari 56% pada 2025 menjadi 75% pada 2026, sementara MiniLED turun dari 44% ke 25%.

Lonjakan ini tidak berhenti di 2026. Pengiriman panel OLED laptop diperkirakan masih tumbuh 24% lagi pada 2027, lalu berlanjut dengan laju pertumbuhan tahunan majemuk 26% sepanjang 2024–2030. Pendapatan panel diprediksi tumbuh lebih cepat, sekitar 35% per tahun di periode yang sama.

Peran MacBook Pro dan PC AI Premium

Counterpoint menyebut adopsi OLED oleh Apple pada MacBook Pro generasi mendatang sebagai salah satu pemicu utama. Model tersebut saat ini dirumorkan diumumkan 27 Oktober dengan layar sentuh dan bodi yang didesain ulang jauh lebih ringan.

Kutipan dari laporan Counterpoint menyebutkan:

"Pengiriman panel OLED laptop diproyeksikan naik 50% pada 2026 dan 24% lagi pada 2027. Adopsi OLED oleh Apple pada model MacBook Pro generasi berikutnya, bersama permintaan PC AI premium yang berlanjut, diperkirakan mendorong pertumbuhan ini."

Faktor kedua adalah permintaan PC AI premium yang tetap kuat. Segmen ini menuntut layar dengan kualitas warna dan efisiensi daya lebih tinggi, sehingga mendorong produsen beralih dari panel LCD ke OLED.

Tandem OLED Jadi Kunci Teknis

Kemajuan manufaktur turut mempercepat peralihan. Arsitektur tandem OLED memakai dua lapisan OLED yang bekerja bersama untuk menghasilkan kecerahan layar penuh lebih tinggi, efisiensi daya lebih baik, dan usia panel lebih panjang.

Apple sudah memakai tandem OLED di iPad Pro. Perusahaan diperkirakan menerapkan arsitektur dua lapis serupa pada MacBook Pro 14 inci dan 16 inci mendatang.

Dampak ke Pasar dan Pengguna

Bagi pengguna Indonesia, pertumbuhan pengiriman panel OLED berarti pilihan laptop layar OLED diprediksi makin banyak dan harga bisa perlahan turun seiring skala produksi. Namun laporan ini belum menyebut angka harga maupun ketersediaan resmi di pasar lokal.

Pasar laptop global yang menyusut 3% membuat segmen premium jadi tumpuan pertumbuhan. Vendor yang bergantung pada laptop entry-level kemungkinan tertinggal, sementara pemain dengan lini OLED dan PC AI berpeluang mengambil porsi lebih besar.

MacBook Pro OLED cocok dinanti pengguna yang butuh akurasi warna tinggi untuk kerja kreatif, meski belum ada konfirmasi resmi soal tanggal rilis dan spesifikasi final dari Apple.

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: 9to5mac.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top