BMKG Lampung Peringatkan Cuaca Ekstrem 7 Oktober 2026, Tanggamus hingga Lampung Barat Diminta Waspada Siang Ini

Penulis: Fakhrudin Akbar  •  Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:01:01 WIB
Peringatan dini cuaca ekstrem BMKG Lampung untuk sejumlah wilayah pada 7 Oktober 2026.

BANDAR LAMPUNG — Peringatan dini cuaca ekstrem yang dirilis BMKG Lampung menyasar sejumlah titik di Provinsi Lampung. Dinamika atmosfer sudah mulai terasa sejak pagi, dengan kondisi udara yang dominan cerah berawan hingga berawan di banyak area. Pembentukan awan konvektif pada siang hari diprediksi memicu hujan lebat disertai kilat dan angin kencang.

Wilayah yang Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat masuk kategori wilayah dengan kewaspadaan ekstra pada siang hingga sore hari. Ketiganya berada di pesisir barat dan dataran tinggi Lampung yang secara topografis rawan cuaca ekstrem.

Untuk Pesisir Barat, potensi cuaca buruk diperkirakan bertahan lebih lama, yakni hingga malam hari. Warga di tiga kabupaten tersebut diminta memantau perkembangan cuaca secara berkala.

Prakiraan Cuaca Pagi hingga Siang

Pada rentang pukul 07.00–13.00 WIB, cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan. Hujan lokal berpotensi turun di Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pesawaran, Metro, Lampung Timur, Lampung Tengah, Tanggamus, dan Pesisir Barat.

Perubahan signifikan diprediksi terjadi mulai siang hingga sore hari. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta hembusan angin kencang berpotensi muncul di sejumlah titik.

Warga Diminta Siaga Saat Aktivitas Sore

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hingga sore diminta waspada terhadap potensi angin kencang dan petir. Pengendara yang melintasi jalur pesisir barat dan dataran tinggi perlu memperhatikan kondisi jalan yang licin saat hujan turun.

BMKG Lampung mengimbau warga segera berlindung di tempat aman jika hujan disertai petir terjadi. Hindari berteduh di bawah pohon tinggi atau baliho saat angin kencang melanda.

Reporter: Fakhrudin Akbar
Sumber: radarlampung.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top