LAMPUNG TENGAH — Lapas Kelas IIB Gunung Sugih menggelar razia blok hunian sebagai langkah deteksi dini sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Kegiatan berlangsung Senin (05/10), menyasar seluruh area hunian warga binaan.
Razia menjadi bagian dari pengawasan rutin terhadap kondisi blok hunian. Petugas memastikan lingkungan tempat tinggal warga binaan tetap aman, tertib, dan kondusif.
Razia blok hunian difokuskan pada pemeriksaan barang terlarang dan potensi gangguan keamanan. Kegiatan ini juga menjadi upaya pencegahan terhadap risiko gangguan ketertiban yang bisa muncul kapan saja.
Lapas Gunung Sugih menempatkan razia sebagai bagian tak terpisahkan dari tugas pengamanan harian. Pelaksanaannya dilakukan konsisten, bukan hanya saat ada insiden.
Kalapas Gunung Sugih Sastra Irawan menyampaikan bahwa razia blok hunian merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas pengamanan yang harus dilakukan secara konsisten.
"Razia ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Kami akan terus meningkatkan pengawasan serta memastikan kondisi blok hunian tetap aman dan kondusif," ujar Sastra Irawan.
Pernyataan tersebut menegaskan posisi razia sebagai instrumen pencegahan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Pengawasan berkelanjutan menjadi kunci menjaga stabilitas di dalam lapas.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Gunung Sugih terus berkomitmen memperkuat pengawasan dan menjaga keamanan serta ketertiban. Langkah ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional dan bertanggung jawab.
Razia blok hunian akan terus dilakukan secara berkala. Tujuannya memastikan kondisi blok hunian tetap aman dan kondusif bagi seluruh warga binaan.