10 Atlet Catur PWI Lampung Latih Tanding dengan Percasi, Target Prestasi di Porwanas 2027

Penulis: Darmawan Iskandar  •  Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:31:01 WIB
Atlet catur PWI Lampung mengikuti latih tanding bersama Percasi Lampung sebagai persiapan menuju Porwanas 2027.

PESAWARAN — Koordinator Atlet Catur Porwanas PWI Lampung, Zaini Tubara, menyatakan latih tanding digelar untuk mengetahui sejauh mana kemampuan para atlet yang selama ini berlatih mandiri di daerahnya masing-masing. Menurut Zaini, hasil uji tanding akan menjadi dasar penilaian sebelum pemusatan latihan resmi diberlakukan.

Zaini menuturkan dirinya telah berkoordinasi dengan Manager Catur dan Ketua PWI Provinsi untuk menggelar latihan tanding bersama pecatur senior Lampung setiap bulan. Lawan tanding yang dihadirkan mencakup pecatur bergelar Master Nasional maupun yang belum bergelar.

"Maksud dan tujuan dari latih tanding bersama para pecatur senior Lampung ini adalah untuk menambah kemampuan para atlet dalam seni dan tehnik bermain catur," ujar Zaini.

PWI Lampung Tolak Persiapan Instan

Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, menegaskan persiapan menghadapi Porwanas tidak boleh dilakukan secara instan. Atlet yang membawa nama PWI Lampung harus dipersiapkan serius agar mampu tampil maksimal dan menjaga nama baik organisasi di tingkat nasional.

"Latih tanding ini penting untuk melihat sejauh mana kesiapan atlet kita. Kami ingin kontingen PWI Lampung tidak hanya datang untuk berpartisipasi, tetapi benar-benar memiliki persiapan dan target prestasi," kata Wirahadikusumah.

Ia menilai kerja sama dengan Percasi Lampung menjadi langkah positif karena atlet PWI mendapatkan lawan tanding dengan karakter permainan berbeda. Pengalaman bertanding disebutnya sebagai modal penting sebelum menghadapi kompetisi sesungguhnya.

"Yang paling penting adalah proses. Setiap pertandingan harus menjadi bahan evaluasi. Kami berharap atlet terus menjaga semangat, disiplin berlatih dan tetap fokus," ujarnya.

Selain kemampuan teknis, Wirahadikusumah menyatakan kondisi fisik dan mental atlet juga menjadi perhatian dalam persiapan menuju Porwanas.

Konsistensi Permainan Jadi Fokus Evaluasi

Manager Catur PWI Lampung, Sujarwo, menyebut latih tanding dengan Percasi menjadi bagian penting untuk mengukur kemampuan anak asuhnya secara lebih objektif. Pertandingan persahabatan itu memberi gambaran mengenai kekuatan dan kelemahan tim.

"Latih tanding ini bukan cuma mencari menang atau kalah. Kami ingin melihat kemampuan atlet ketika menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda. Dari sini kami bisa mengevaluasi apa yang masih kurang dan apa yang harus diperbaiki," terang Sujarwo.

Salah satu fokus utama dalam persiapan tim adalah meningkatkan konsistensi permainan. Dalam catur, satu kesalahan kecil dapat mengubah jalannya pertandingan.

Para atlet terus didorong meningkatkan kemampuan membaca posisi, menyusun strategi, mengatur waktu, serta menjaga konsentrasi hingga pertandingan berakhir.

"Kami ingin para atlet semakin percaya diri. Hasil latih tanding akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan strategi dan komposisi tim menghadapi Porwanas," tegasnya.

Sujarwo berharap latih tanding rutin dapat terus dilakukan menjelang keberangkatan kontingen. Dengan begitu, atlet tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga terbiasa menghadapi tekanan pertandingan.

Keikutsertaan atlet catur PWI Lampung pada Porwanas 2027 juga menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus membangun sportivitas di kalangan insan pers dan komunitas olahraga.

Reporter: Darmawan Iskandar
Sumber: harianposlampung.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top