BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi 2,6 Meter di Perairan Lampung, Nelayan dan Kapal Kecil Diminta Waspada

Penulis: Ferdian Syah  •  Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:31:01 WIB
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,6 meter di perairan Lampung.

BANDAR LAMPUNG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat tiga wilayah perairan Lampung berada dalam kategori gelombang sedang hingga tinggi. Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan masing-masing diprakirakan mencapai 2,4 meter, sementara Samudra Hindia barat Lampung menjadi yang tertinggi dengan 2,5 meter pada dini hari dan 2,6 meter pada pagi hari.

Kecepatan angin di wilayah tersebut berkisar 2–20 knot dengan arah dominan dari timur hingga selatan. Kondisi angin paling kencang terjadi di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan, sehingga nelayan serta kapal kecil diminta mengecek pembaruan BMKG sebelum melaut.

Perairan Barat Lampung Berpotensi Gelombang 2,5 Meter

Perairan Barat Lampung menjadi salah satu titik yang perlu diwaspadai. Data BMKG menunjukkan gelombang berada sekitar 2,4 meter dan dapat mencapai 2,5 meter, masuk kategori sedang hingga tinggi.

Angin bertiup dari tenggara dan dapat disertai hembusan yang lebih kuat. Nelayan, kapal kecil, serta warga yang beraktivitas di sekitar pesisir barat Lampung perlu memperhatikan kondisi ini.

Selat Sunda Selatan Lampung: Gelombang 2,4 Meter dan Hujan Ringan

Di Selat Sunda bagian selatan Lampung, BMKG memprakirakan gelombang sekitar 2,4 meter. Cuaca diprakirakan hujan ringan dengan angin sekitar 8 knot dari timur hingga tenggara.

Arus bergerak ke arah barat dengan kecepatan sekitar 1,2 knot. Kondisi gelombang tersebut masuk kategori sedang, sehingga aktivitas pelayaran dan penyeberangan tetap perlu memperhatikan perkembangan cuaca.

Samudra Hindia Barat Lampung Catat Gelombang Tertinggi 2,6 Meter

Wilayah yang paling menonjol adalah Samudra Hindia barat Lampung. BMKG memprakirakan gelombang mencapai 2,5 meter pada dini hari dan meningkat sekitar 2,6 meter pada pagi hari, yang masuk kategori tinggi.

Angin berasal dari tenggara dengan kecepatan sekitar 8–9 knot, sementara arus bergerak ke barat daya sekitar 1,2 knot. Masyarakat pesisir disarankan memantau pembaruan BMKG secara berkala mengingat gelombang di wilayah ini tergolong tinggi.

Apa yang Perlu Dilakukan Nelayan dan Pengguna Jasa Laut?

Nelayan, kapal kecil, dan masyarakat yang beraktivitas di laut disarankan mengecek pembaruan BMKG sebelum melaut, terutama di wilayah pesisir barat dan selatan Lampung. Pengecekan cuaca menjadi langkah awal untuk mengurangi risiko kecelakaan di perairan yang gelombangnya sedang hingga tinggi.

Bagi pengguna jasa penyeberangan, kondisi gelombang di Selat Sunda Selatan yang mencapai 2,4 meter tetap perlu diantisipasi meski masuk kategori sedang. Operator pelayaran diminta memperhatikan perkembangan cuaca sebelum menjadwalkan keberangkatan.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: lampung.idntimes.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top