PLN Bangun 5 Stasiun Tukar Baterai Kendaraan Listrik di Klungkung

Penulis: Darmawan Iskandar  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:51:32 WIB
PLN UID Bali bersama tiga mitra menandatangani nota kesepahaman pembangunan lima stasiun tukar baterai kendaraan listrik di Kabupaten Klungkung.

LAMPUNG — PT PLN (Persero) UID Bali bersama tiga mitra resmi menandatangani nota kesepahaman pembangunan infrastruktur Battery Swap System di lima lokasi Kabupaten Klungkung. Proyek percontohan ini menargetkan operasional pada Oktober 2026 dengan lima kendaraan listrik roda tiga sebagai armada awal. Jika berjalan lancar, ekosistem diperluas ke lebih dari 30 unit kendaraan listrik di Bali pada 2027.

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Wyndham Tamansari Jivva Resort, Klungkung, Kamis (2/10/2026). PLN UID Bali menggandeng PT INAKO Kreta Udhaya, Korea Smart e-Mobility Association (KEMA), dan Korea Automotive Technology Institute (KATECH) untuk menyiapkan sistem penukaran baterai yang lebih praktis bagi pengguna kendaraan listrik.

Pembagian Peran PLN dan Mitra Korea

General Manager PLN UID Bali Ajrun Karim menyatakan dukungan perseroan tidak berhenti pada pasokan listrik. Penyambungan daya juga disiapkan agar fasilitas penukaran baterai bisa beroperasi sesuai kebutuhan.

"Dukungan PLN tidak hanya berkaitan dengan pasokan listrik, tetapi juga kebutuhan penyambungan daya untuk memastikan fasilitas penukaran baterai dapat beroperasi," ujar Ajrun.

Pelaksanaan teknis di lapangan ditangani PLN UP3 Bali Timur melalui ULP Klungkung. Sementara INAKO, KEMA, dan KATECH bertanggung jawab menyiapkan perizinan serta kebutuhan penyambungan daya.

Lima Lokasi Strategis Jadi Titik Awal

Lima lokasi yang dipilih merupakan proyek percontohan sebelum perluasan skala. Tahap awal melibatkan lima kendaraan listrik roda tiga yang dirancang untuk kebutuhan khusus, bukan sekadar mobilitas penumpang.

Teknologi tersebut akan diuji untuk pengangkutan sampah, kendaraan pendingin, hingga distribusi barang. Pengembangan juga menyasar sektor pertanian, dengan kendaraan roda tiga dan roda empat berukuran kecil untuk mendukung aktivitas pengangkutan maupun penyemprotan.

Target Perluasan 30 Unit Lebih pada 2027

Jika tahap awal berjalan sesuai rencana, pengembangan ekosistem kendaraan listrik akan diperluas pada 2027. Jumlahnya lebih dari 30 unit kendaraan listrik yang tersebar di Bali.

Pemerintah Kabupaten Klungkung melihat proyek ini sebagai bagian dari agenda menjadikan Nusa Penida sebagai green island pada 2030. Bupati Klungkung I Made Satria menilai kendaraan listrik dapat mendukung konsep pariwisata berkelanjutan sekaligus membuka ruang aktivitas ekonomi baru di masyarakat.

Pengujian Kualitas Sistem Tukar Baterai

Kerja sama ini mencakup pengujian kesesuaian dan kualitas sistem penukaran baterai di lapangan. Data penggunaan serta hasil pemantauan sistem akan dipakai untuk mengevaluasi dan mengembangkan teknologi tersebut.

Tantangan utama bukan hanya menyediakan kendaraan, tetapi memastikan infrastruktur pengisian dan penukaran baterai mampu mengikuti kebutuhan pengguna. PLN berharap dukungan kelistrikan, teknologi, dan kolaborasi lintas negara dapat memperluas penggunaan kendaraan listrik serta mendorong transportasi lebih ramah lingkungan di Bali.

Reporter: Darmawan Iskandar
Sumber: listrikindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top