Hak Kunjung Halle Berry Dibatasi Sementara Usai Tuduhan Cekik Anak

Penulis: Fakhrudin Akbar  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 15:19:31 WIB
Pengadilan Los Angeles County membatasi hak kunjung Halle Berry terhadap putranya, Maceo, hingga persidangan lanjutan pada 16 Oktober.

LAMPUNG — Pengadilan Los Angeles County mengabulkan permohonan perintah perlindungan sementara Olivier Martinez terhadap mantan istrinya, Halle Berry, atas dugaan kekerasan kepada anak mereka. Putusan pada Kamis (1/10) itu membatasi hak kunjung Berry terhadap putranya, Maceo, yang berusia 12 tahun, hanya pada Senin, Selasa, Sabtu, dan Minggu pukul 10.00 hingga 20.00 waktu setempat. Hakim menolak permintaan Martinez untuk tes kesadaran dan alkohol karena dinilai kurang bukti.

Dokumen resmi pengadilan mencatat hakim menolak tuntutan Olivier Martinez agar Halle Berry menjalani tes kesadaran dan pemeriksaan alkohol. Majelis hakim menilai permintaan itu tidak didukung bukti yang memadai, sehingga pembatasan yang berlaku murni menyangkut jadwal pertemuan dengan Maceo.

Perintah perlindungan sementara ini berlaku sampai persidangan lanjutan pada 16 Oktober. Pada agenda itu, hakim akan memutuskan apakah pembatasan tersebut dinaikkan statusnya menjadi permanen atau tidak.

Dugaan Kekerasan yang Mendasari Gugatan

Langkah hukum Martinez berangkat dari tudingan bahwa Berry melakukan penganiayaan fisik terhadap Maceo hingga memicu trauma mental dan emosional. Dalam berkas perkara, Martinez menyebut insiden cekik leher terjadi saat Berry berteriak kepada anaknya.

"Berry meraih leher Maceo dan mulai mencekiknya sambil berteriak, 'Siapa yang dominan sekarang?! Siapa yang dominan?'" tulis laporan Martinez dalam dokumen pengadilan tersebut.

Martinez menambahkan, kekerasan fisik, verbal, maupun emosional itu disebut berlangsung berulang selama beberapa tahun terakhir. Ia kini menuntut hak asuh atas Maceo.

Alasan Martinez Membawa Kasus ke Pengadilan

Kuasa hukum Martinez, Patrick Baghdaserians, menegaskan prioritas kliennya semata-mata perlindungan anak. Menurutnya, langkah hukum diambil karena kekhawatiran atas kondisi Maceo.

"Keprihatinan utama kami adalah kesehatan, kesejahteraan, dan keselamatan anak di bawah umur tersebut, itu alasan tindakan yang ia ambil di pengadilan dengan mengajukan permohonan perintah perlindungan kekerasan dalam rumah tangga," tutur Baghdaserians.

Ia menambahkan, pihaknya juga berharap sang ibu mendapatkan bantuan yang tepat. "Perhatian kedua adalah agar sang ibu mendapatkan bantuan yang tepat untuk mengatasi masalahnya sehingga ia bisa menjadi lebih baik, yang pada akhirnya akan membantu anak tersebut ke depannya," ujarnya.

Bantahan Kubu Halle Berry

Kuasa hukum Halle Berry, Marina Beck, membantah tegas isi gugatan tersebut. Ia menilai langkah Martinez sengaja menyesatkan opini publik.

"Menyebut permohonan ini sama sekali tidak berdasar dan sengaja menyesatkan adalah sebuah pernyataan yang sangat meremehkan," tegas Beck dalam pernyataan resminya.

Beck menyatakan kliennya tetap fokus memperjuangkan kepentingan Maceo. "Untungnya, Halle sudah terbiasa dengan perilaku keterlaluan dari Tuan Martinez, dan meski ia sangat sedih, ia tidak akan membiarkan hal ini menghalanginya untuk memperjuangkan kepentingan terbaik Maceo serta memberikannya kasih sayang dan dukungan yang ia butuhkan."

Latar Belakang Perceraian Berry dan Martinez

Konflik ini muncul tiga tahun setelah perceraian Berry dan Martinez resmi dikabulkan pada 2023. Proses perpisahan keduanya berlangsung sengit selama delapan tahun sebelum akhirnya diputus pengadilan.

Dalam putusan perceraian itu, Berry diwajibkan membayar tunjangan anak sebesar US$8.000 per bulan. Ia juga harus menyerahkan 4,3 persen dari pendapatan tahunannya yang melebihi angka US$2 juta.

Halle Berry merupakan aktris peraih Oscar yang dikenal lewat sejumlah judul besar Hollywood, sementara Olivier Martinez berkarier sebagai aktor film dan televisi. Kasus perwalian Maceo menjadi babak baru perseteruan hukum keduanya di pengadilan Los Angeles County.

Reporter: Fakhrudin Akbar
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top