Pelindo Regional 2 Panjang Evaluasi Kesiapan Kapal Ro-Ro di Pelabuhan Panjang, Libatkan KSOP hingga Basarnas

Penulis: Ferdian Syah  •  Jumat, 25 September 2026 | 10:01:32 WIB
Rapat koordinasi persiapan operasional kapal Ro-Ro digelar di Ruang Akhlak, Pelabuhan Panjang, Kamis (24/9).

BANDAR LAMPUNG — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 Panjang menegaskan komitmennya mendukung peningkatan keselamatan dan keamanan pelayaran di Pelabuhan Panjang. Komitmen itu disampaikan dalam rapat koordinasi di Ruang Akhlak, Kamis (24/9), yang membahas persiapan operasional kapal Ro-Ro di Terminal Multipurpose.

Rapat diinisiasi Kantor KSOP Kelas I Panjang dan melibatkan lintas instansi maritim. Hadir Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Kepala Kantor SAR Lampung, Komandan Lanal Lampung, Direktur Polairud Polda Lampung, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Panjang, Kepala VTS Pelabuhan Panjang, Asosiasi Pelabuhan Panjang, serta perwakilan operator kapal Atosim Lampung Pelayaran.

Sinergi Regulator dan Operator Jadi Kunci Cegah Kecelakaan Kapal

Kepala Bidang Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli (KBPP) KSOP Kelas I Panjang, Abdi Sabda, menekankan pentingnya kerja sama semua pihak dalam memastikan keselamatan pelayaran.

"Keselamatan berlayar merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antara regulator, operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, serta seluruh unsur maritim harus terus diperkuat. Masing-masing pihak memiliki peran dan tanggung jawab yang saling berkaitan dalam mencegah terjadinya kecelakaan kapal," kata Abdi Sabda.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesamaan pemahaman dan langkah preventif menghadapi berbagai potensi risiko keselamatan di wilayah perairan dan pelabuhan.

Apa Saja yang Dievaluasi Sebelum Kapal Ro-Ro Beroperasi?

Selain aspek keselamatan berlayar, koordinasi membahas persiapan operasional layanan kapal Ro-Ro di Pelabuhan Panjang. Sejumlah aspek menjadi perhatian bersama, mulai dari kesiapan kapal dan fasilitas pelabuhan, kondisi alur dan perairan, informasi cuaca serta kondisi meteorologi, pemantauan lalu lintas kapal, kesiapan pelayanan, hingga aspek tanggap darurat.

General Manager Pelindo Regional 2 Panjang yang diwakili Manager Komersial, Ririn Cahyadi, menyatakan bahwa keselamatan merupakan aspek utama dalam setiap aktivitas kepelabuhanan dan pelayaran.

"Pada prinsipnya, kami mendukung semua hal yang dapat meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran di Pelabuhan Panjang. Kami juga melakukan evaluasi untuk memastikan setiap aspek yang berkaitan dengan rencana pengoperasian kapal RoRo dipersiapkan secara baik, terkoordinasi, dan mengutamakan aspek keselamatan," ujar Ririn Cahyadi.

Tanggap Darurat hingga Koordinasi Cuaca Masuk Pembahasan

Dalam forum tersebut, kesiapan tanggap darurat dan koordinasi antarinstansi bila terjadi kondisi darurat menjadi salah satu poin yang dibahas. Informasi cuaca dan kondisi meteorologi dari Stasiun Meteorologi Maritim Panjang juga menjadi perhatian mengingat perairan Panjang memiliki karakteristik arus dan gelombang yang perlu diantisipasi.

Pemantauan lalu lintas kapal melalui VTS Pelabuhan Panjang turut dibahas untuk memastikan alur pelayaran tetap aman saat kapal Ro-Ro mulai beroperasi. Asosiasi Pelabuhan Panjang dan operator kapal Atosim Lampung Pelayaran dilibatkan agar kesiapan di sisi operator juga terukur.

"Aspek keselamatan dan keamanan akan terus menjadi prioritas kami dalam mendukung kelancaran aktivitas kepelabuhanan. Tentunya hal ini akan terwujud dengan adanya dukungan dari dukungan bersama dari seluruh instansi maritim, asosiasi pelabuhan, dan operator kapal di lingkungan Pelabuhan Panjang," tutup Ririn.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal sebelum pengoperasian layanan Ro-Ro di Pelabuhan Panjang. Pelindo Regional 2 Panjang bersama KSOP Kelas I Panjang akan terus melakukan evaluasi berkala untuk memastikan setiap aspek keselamatan terpenuhi sebelum layanan tersebut melayani masyarakat.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: kupastuntas.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top