KALIANDA — Audiensi antara Pemkab Lampung Selatan dan BSI KCP Kalianda membahas sejumlah program yang dapat dikolaborasikan untuk memperkuat UMKM sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat. Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menerima langsung pertemuan tersebut, didampingi Asisten Bidang Administrasi Umum Edy Firnandi, Kepala BPKAD Rini Ariasih, Kepala Bagian Perekonomian Mahat Santosa, serta jajaran terkait lainnya.
Area Manager BSI Area Bandar Lampung Luthvy Indaka menyampaikan komitmen pihaknya menghadirkan program yang memberi manfaat langsung bagi warga Kabupaten Lampung Selatan, terutama melalui pemberdayaan usaha kecil.
Luthvy menyebut fokus utama BSI saat ini adalah usaha-usaha kecil di Lampung Selatan. Salah satu bentuknya adalah membuka lapak-lapak di pasar-pasar yang ada di kabupaten tersebut.
"Kami ingin BSI bisa memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar. Saat ini kami fokus pada usaha-usaha kecil di Lampung Selatan, termasuk membuka lapak-lapak di pasar-pasar yang ada di Kabupaten Lampung Selatan," ujar Luthvy.
Selain pemberdayaan UMKM, BSI menawarkan program investasi emas yang dapat dimanfaatkan ASN maupun masyarakat. Luthvy menyebut BSI sebelumnya telah menjalin sejumlah bentuk kerja sama dengan Pemkab Lampung Selatan.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperluas ke depan. "Kami berharap program-program yang kami miliki dapat semakin memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung Selatan, khususnya dalam pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan," katanya.
Bupati Egi menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Ia menegaskan Pemkab Lampung Selatan terbuka bekerja sama dengan berbagai pihak selama program yang dijalankan memiliki manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat.
"Saya mengucapkan terima kasih. Secara prinsip, kami terbuka untuk kolaborasi. Yang perlu kita garis bawahi, program yang dimiliki harus berdampak dan sama-sama memberikan keuntungan," tegas Egi.
Menurutnya, kemitraan antara pemerintah daerah dan sektor perbankan tidak cukup berhenti pada kesepakatan. Kerja sama perlu diterjemahkan menjadi program konkret yang menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memperkuat perekonomian daerah.
"Kolaborasi yang baik bukan hanya tentang bekerja sama, tetapi bagaimana setiap program memberikan dampak nyata dan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat," ujar Egi.
Pemkab Lampung Selatan berharap kerja sama dengan BSI dapat berkembang menjadi berbagai program yang memperkuat kapasitas dan akses pelaku UMKM. Peluang itu dinilai dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat meningkatkan kesejahteraan melalui aktivitas ekonomi.
Bagi pelaku usaha kecil di Lampung Selatan, kolaborasi ini berpotensi memperluas akses terhadap dukungan perbankan yang selama ini menjadi kendala tersendiri. Program pembukaan lapak di pasar-pasar dinilai menjadi salah satu jalur paling langsung untuk menjangkau pedagang kecil di tingkat bawah.