BANDAR LAMPUNG — BMKG meminta warga Lampung mewaspadai potensi cuaca ekstrem pada hari ini, Kamis 20 Agustus 2026. Peringatan dini dikeluarkan menyusul terbentuknya awan konvektif yang dapat memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam waktu singkat.
Berdasarkan rilis resmi BMKG, potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada pagi hari berpeluang terjadi di wilayah Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Tanggamus. Sementara itu, pada siang hingga sore hari, peringatan serupa berlaku untuk Lampung Timur, Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, dan Way Kanan.
Secara lebih rinci, BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang bakal mengguyur sejumlah daerah pada rentang waktu yang berbeda. Pada pagi hari (07.00-13.00 WIB), hujan berpotensi turun di Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pesawaran, Lampung Timur, dan Tanggamus.
Memasuki siang dan sore hari (13.00-19.00 WIB), cakupan wilayah yang berpotensi hujan meluas hingga 12 kabupaten/kota. Selain daerah yang disebutkan sebelumnya, potensi hujan juga muncul di Pringsewu, Lampung Tengah, Lampung Utara, Way Kanan, Tulang Bawang Barat, dan Tulang Bawang.
Memasuki malam hari (19.00-01.00 WIB), intensitas hujan diperkirakan mereda. BMKG mencatat potensi hujan ringan hanya akan terjadi di dua wilayah, yakni Lampung Selatan dan Way Kanan. Kondisi umum pada malam hari diprakirakan cerah hingga cerah berawan.
Pada dini hari nanti (01.00-07.00 WIB), hujan ringan kembali berpotensi turun di Pesawaran, Tanggamus, dan Pesisir Barat. Suhu udara di wilayah Lampung diperkirakan berkisar antara 19 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara berada di angka 58 hingga 95 persen.
BMKG juga mencatat angin permukaan bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan berkisar 5 hingga 40 kilometer per jam. Kecepatan angin tersebut masih berada dalam kategori normal, namun dapat meningkat saat terjadi hujan lebat.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk waspada terhadap potensi genangan air, pohon tumbang, serta sambaran petir. Bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, disarankan untuk memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dari kanal resmi BMKG.