PRINGSEWU — Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan perbaikan ruas Jalan Kalirejo-Pringsewu atau Link 033 selesai pada pertengahan Oktober 2026. Target itu disampaikan langsung Gubernur Rahmat Mirzani Djausal usai meninjau progres pekerjaan di Desa Rejosari, Kabupaten Pringsewu, Jumat (14/8/2026).
“Tadi sudah lakukan pengecekan, insya Allah pertengahan Oktober sudah bisa selesai, biar warganya Pak Bupati Pringsewu bahagia,” ucap Gubernur Mirza saat meninjau lokasi.
Peninjauan dilakukan bersama Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas untuk memastikan pengerjaan jalan yang menjadi akses vital mobilitas warga berjalan sesuai jadwal.
Pada tahun 2026, penanganan difokuskan pada konstruksi rigid pavement atau perkerasan beton sepanjang 2,7 kilometer. Pengerjaan dimulai sejak Mei 2026 dan tengah berlangsung di salah satu sisi badan jalan.
Karena beton masih dikerjakan secara parsial, arus lalu lintas di ruas tersebut diatur dengan sistem buka-tutup. Pengguna jalan harus bergantian melintas agar pekerjaan tetap berjalan tanpa menghentikan total akses masyarakat.
Perbaikan ini bukan sekadar perubahan permukaan jalan. Kepala Pekon Rejosari, Rasmin, mengungkapkan sejumlah titik tanjakan di ruas tersebut kerap menjadi lokasi kecelakaan.
“Di sini sering, di tanjakan, sering terjadi kecelakaan, ada korban beberapa kali. Jadi ini sudah dibangun, alhamdulillah. Walaupun belum selesai, insyaallah selesai ada manfaatnya untuk masyarakat umum,” ujar Rasmin.
Pekerjaan juga menyentuh infrastruktur pendukung kawasan pertanian. Gorong-gorong dibangun di sejumlah titik untuk memastikan saluran air tetap berfungsi dan mendukung aktivitas petani di sekitar ruas jalan.
“Di atas itu dibangun gorong-gorong. Jadi bukan hanya jalan-jalan saja, tapi untuk mendukung petani di atas sana, gorong-gorongnya sudah dibuat,” kata Rasmin.
Rasmin menilai pembangunan gorong-gorong sebelum pengecoran jalan merupakan langkah tepat. Struktur jalan yang diperkeras akan menahan beban lebih besar, sehingga infrastruktur drainase harus disiapkan sejak awal agar umur jalan lebih panjang.
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengapresiasi pembangunan yang dilakukan di wilayahnya. “Terima kasih Pak Gub atas pembangunan yang sudah dilakukan di Kabupaten Pringsewu,” kata Riyanto setelah mendengar target penyelesaian yang disampaikan gubernur.
Penyelesaian ruas Kalirejo-Pringsewu diharapkan meningkatkan keselamatan berkendara sekaligus menunjang mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian. Dengan akses yang lebih mulus, aktivitas ekonomi masyarakat Pringsewu diproyeksikan berjalan lebih lancar tanpa gangguan rekayasa lalu lintas.
Setelah Oktober 2026, pengguna jalan tidak lagi menghadapi sistem buka-tutup dan dapat melintas dengan kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman.