TULANG BAWANG — Operasi pencarian nelayan hilang usai kecelakaan tabrakan perahu di Perairan Sungai Burung, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, resmi ditutup setelah korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Dendi (20) ditemukan tim SAR gabungan pada hari kedua pencarian, Senin (10/8/2026), sekitar 21 mil laut dari lokasi kejadian.
Komandan Pos SAR Tulang Bawang, Zian Fajri, membenarkan penemuan korban tersebut dan menyatakan operasi pencarian dinyatakan selesai.
"Operasi hari kedua pencarian nelayan hilang usai kecelakaan tabrakan perahu menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia," ujarnya, Senin (10/8/2026).
Kecelakaan bermula saat Dendi bersama rekannya, Andi Plata, melaut menggunakan satu perahu pada Minggu (9/8/2026) dini hari. Di tengah perjalanan, perahu yang mereka tumpangi ditabrak oleh kapal nelayan lain hingga terbalik dan tenggelam.
Akibat insiden tersebut, Andi Plata berhasil diselamatkan oleh nelayan lain yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. Sementara itu, Dendi dinyatakan hilang dan tidak ditemukan pada saat kejadian.
Tim SAR gabungan langsung melakukan penyisiran di perairan sejak hari pertama untuk mencari keberadaan Dendi. Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada hari kedua, ketika korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jarak penemuan korban terbilang cukup jauh, mencapai 21 mil laut dari titik awal perahu mengalami kecelakaan. Hal ini menunjukkan arus dan kondisi perairan setempat yang dinamis selama proses pencarian berlangsung.
Setelah ditemukan, jenazah Dendi langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan dari lokasi penemuan. Jenazah kemudian dibawa menuju rumah duka di Desa Kampung Baru, Kuala Teladas, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan tersebut resmi ditutup. Keluarga korban diharapkan dapat menerima musibah ini dengan ikhlas dan proses pemakaman dapat segera dilakukan.