KALIANDA — Proses administrasi perbaikan Jalan RA Basyid di Kecamatan Jati Agung akhirnya tuntas. Penyedia jasa CV. Bintang Artha Nagendra telah meneken kontrak bernomor 118/KTR/KONS-BM/DPUPR-LS/APBD/2026 dengan Dinas PUPR Lampung Selatan, dan saat ini tengah bersiap turun ke lapangan.
Kepastian ini menjawab keluhan warga yang selama berbulan-bulan harus melintasi lubang-lubang dalam di ruas jalan tersebut. Di sejumlah titik, warga bahkan memasang ban bekas sebagai penanda agar pengendara sepeda motor tidak terperosok.
Berdasarkan data Dinas PUPR, Jalan RA Basyid masuk dalam Ruas Jalan Karang Sari-Batas Bandar Lampung dengan Nomor Ruas 201 dan total panjang 4,47 kilometer. Kondisinya bervariasi: 450 meter dalam keadaan baik, 1.600 meter sedang, 2.090 meter rusak ringan, dan 330 meter masuk kategori rusak berat.
Kepadatan lalu lintas di jalur ini meningkat drastis pada sore hari ketika warga kembali dari tempat kerja di Bandar Lampung. Kendaraan bertonase besar yang melintas setiap hari turut memperparah kerusakan aspal.
Kepala Dinas Kominfo Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, menjelaskan bahwa penyesuaian skala prioritas menjadi alasan utama. Keterbatasan anggaran daerah memaksa pemerintah memilah ruas mana yang paling mendesak untuk ditangani lebih dulu.
"Keluhan masyarakat menjadi perhatian kami. Pemerintah tidak tinggal diam dan terus berupaya melakukan perbaikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran yang ada," ujar Hendry, Kamis (6/8/2026).
Penanganan 750 meter pertama ini difokuskan pada titik-titik dengan tingkat kerusakan tertinggi. Hendry menambahkan bahwa pemilihan lokasi mengacu pada tiga faktor utama: tingkat kerusakan, volume lalu lintas harian, serta manfaat langsung bagi masyarakat.
Pekerjaan rehabilitasi menggunakan konstruksi AC-WC atau lapisan aspal beton yang umum dipakai untuk jalan kabupaten dengan mobilitas tinggi. Jenis perkerasan ini dipilih karena lebih tahan terhadap beban kendaraan berat dibandingkan pelapisan aspal biasa.
Setelah tahap persiapan penyedia jasa rampung, pengerjaan fisik akan segera dimulai. Masyarakat diharapkan bersabar karena perbaikan dilakukan bertahap, tidak sekaligus menyeluruh di sepanjang 4,47 kilometer.
"Dengan dimulainya perbaikan ini, semoga kondisi Jalan RA Basyid semakin baik sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih aman, nyaman, dan lancar," tutup Hendry.
Ruas jalan ini menjadi urat nadi ekonomi bagi warga Jati Agung dan sekitarnya. Perbaikannya diharapkan memangkas waktu tempuh serta mengurangi risiko kecelakaan yang kerap terjadi akibat jalan berlubang, terutama saat hujan.