BANDAR LAMPUNG — Suasana berbeda terlihat di Pos Polantas Cabang Tugu Adipura, Jumat (17/7) siang. Bukan sedang menilang atau mengatur arus, sejumlah personel lalu lintas justru sibuk membagikan nasi kotak kepada para pengemudi ojek online yang melintas.
Kegiatan yang digelar Polresta Bandar Lampung ini merupakan bagian dari program Jumat Berkah. Targetnya jelas: para pengemudi Maxim, Grab, dan Gojek yang sehari-hari mengandalkan pendapatan dari setoran dan ongkos kirim.
"Alhamdulillah, hari ini mendapat makan siang gratis, semoga semua pak polisi diberikan kesehatan, saya berharap melayani masyarakat dengan baik, dan semoga pak polisi cepat naik pangkat," ujar seorang pejalan kaki yang menerima nasi kotak, Jumat.
Personel Pos Polantas Tugu Adipura terlihat berinteraksi hangat dengan para pengemudi. Satu per satu pengendara roda dua itu menerima bingkisan sembari tersenyum. Momen ini menjadi kontras dengan rutinitas harian di persimpangan yang biasanya identik dengan peluit dan sapaan tegas.
Polresta Bandar Lampung menyebut kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial. Program Jumat Berkah dirancang untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal yang setiap hari berjibaku di jalanan.
Melalui aksi berbagi ini, institusi kepolisian ingin menunjukkan bahwa kehadiran mereka tidak hanya dirasakan saat ada razia atau pengamanan demo. Kepedulian sosial semacam ini diharapkan bisa menumbuhkan rasa kebersamaan dan memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.
Kegiatan di Tugu Adipura itu menjadi salah satu bukti bahwa Polantas bisa tampil humanis di luar tugas pengaturan lalu lintas. Bagi para pengemudi ojol yang menerima, Jumat itu mungkin terasa lebih ringan.