KALIANDA — Tiga pilar penegak hukum dan pertahanan di Kabupaten Lampung Selatan menggelar pertemuan koordinasi maraton di Kalianda pada Selasa (14/7/2026). Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri menemui Kepala Kejaksaan Negeri Suci Wijayanti dan Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah dalam rangkaian kunjungan yang berlangsung di dua lokasi berbeda.
Kunjungan pertama dilakukan ke Kantor Kejaksaan Negeri Lampung Selatan. Rombongan Kapolres kemudian bertolak ke Makodim 0421/Lampung Selatan. Pertemuan ini bukan sekadar seremonial, melainkan membahas agenda krusial terkait stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Salah satu poin utama yang dibahas dalam pertemuan segitiga ini adalah implementasi teknis dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru. Ketiga pimpinan instansi menyelaraskan persepsi taktis agar penegakan hukum berjalan efektif dan berkeadilan.
Kajari Lampung Selatan, Suci Wijayanti, menekankan pentingnya koordinasi tanpa hambatan antara penyidik kepolisian dan jaksa penuntut umum. Menurutnya, hal itu merupakan inti dari Sistem Peradilan Pidana Terpadu atau Integrated Criminal Justice System.
"Koordinasi yang tanpa hambatan antara Polri dan Kejaksaan adalah roh dari Integrated Criminal Justice System. Kolaborasi ini memastikan setiap perkara hukum berjalan transparan dan memberikan kepastian hukum bagi warga," ujar Suci.
Dandim 0421/Lampung Selatan, Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, menyebut soliditas di tingkat pimpinan hingga personel terbawah merupakan fondasi utama pertahanan wilayah. Ia menegaskan bahwa kerja sama antara TNI dan Polri di Lampung Selatan sudah berjalan operasional, bukan retorika belaka.
"Sinergitas TNI dan Polri di Lampung Selatan bukan sekadar slogan, melainkan kekuatan operasional utama. Kolaborasi ini wajib terus dipelihara demi memberikan jaminan keamanan serta pelayanan terbaik bagi masyarakat," kata Letkol Kav Mochammad Nuril.
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, mengapresiasi keterbukaan TNI dan Kejaksaan selama ini dalam membangun komunikasi dua arah yang cair. Ia memastikan jajarannya akan terus mengedepankan asas profesionalitas dalam setiap kerja sama tim di lapangan.
"Hubungan kami dengan Kodim maupun Kejaksaan di Kabupaten Lampung Selatan terjalin dengan sangat solid. Dinamika kamtibmas ke depan akan semakin kompleks, oleh sebab itu jalur komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi di ring pimpinan hingga sektor terbawah akan terus kami perkuat," pungkas AKBP Toni Kasmiri.