LAMPUNG — Sony resmi mengumumkan penundaan stik pertarungan nirkabel pertamanya, PlayStation FlexStrike, melalui pembaruan di PlayStation Blog. Perangkat yang sempat diperkenalkan dengan nama sandi Project Defiant pada Juni 2025 ini seharusnya menjadi pendamping utama game MARVEL T?kon: Fighting Souls garapan Arc System Works.
Sony menyebut "hambatan produksi yang tak terduga" sebagai penyebab utama. Perusahaan belum memberikan tanggal rilis baru, hanya berjanji akan membagikan informasi lebih lanjut "segera."
Pemain yang sudah memesan langsung dari PlayStation bisa mengecek status pesanan melalui situs resmi. Sementara itu, pembeli dari retailer lain diimbau menunggu pemberitahuan dari masing-masing toko.
"Kami bekerja keras untuk memastikan pengalaman terbaik bagi pemain dengan FlexStrike, jadi kami mengambil waktu ekstra untuk menyempurnakan produk ini," tulis Sony dalam pernyataan resminya. "Kami mohon maaf atas penundaan ini dan berharap dapat menghadirkan pengalaman FlexStrike ke komunitas saat produk diluncurkan."
Meski tertunda, spesifikasi FlexStrike sudah diumumkan secara lengkap. Stik ini kompatibel dengan PS5 dan PC, serta mendukung dua mode koneksi: nirkabel via adaptor USB PlayStation Link, dan kabel USB-C dengan latensi rendah untuk turnamen.
Dari segi desain, tombol aksinya dimiringkan sedikit saat stik diletakkan di permukaan datar. Ada juga touchpad di atas tombol, mirip tata letak kontroler PlayStation standar. Fitur kustomisasi mencakup restrictor gate yang bisa diganti untuk mengubah bentuk zona impact stik. Satu unit FlexStrike dijual seharga USD 199,99 (sekitar Rp 3,3 juta) dan sudah termasuk sling carrying case.
Pre-order FlexStrike dibuka pada 12 Juni 2026, hampir setahun setelah pengumuman perdana. Kini Sony justru menarik tanggal rilis tersebut tanpa membuat janji baru.
Bagi penggemar game fighting, penundaan ini jelas mengecewakan. Apalagi MARVEL T?kon: Fighting Souls juga dijadwalkan rilis di hari yang sama. Belum jelas apakah game tersebut akan tetap meluncur sesuai jadwal atau ikut terdampak.
Pengguna Indonesia yang berminat disarankan menunggu informasi lebih lanjut dari PlayStation Indonesia atau distributor resmi, mengingat belum ada konfirmasi ketersediaan produk di pasar lokal.