Kebakaran Rumah di Lampung Selatan Tewaskan Pasangan Lansia, Korban Ditemukan Berpelukan

Penulis: Khairul Anwar  •  Senin, 13 Juli 2026 | 12:55:31 WIB
Kebakaran rumah di Lampung Selatan menewaskan pasangan lansia yang ditemukan berpelukan.

KALIANDA — Peristiwa kebakaran yang melanda sebuah rumah di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan, menewaskan dua orang lanjut usia (lansia) yang terjebak kobaran api. Kedua korban adalah Warjan (86) dan Apong Mulyati (79), pasangan suami istri yang ditemukan dalam kondisi berpelukan.

Kepala Bidang Damkar Dinas Damkarmat Lampung Selatan Rully Fikriansyah mengatakan, kebakaran itu terjadi pada Minggu (13/7) sekitar pukul 23.30 WIB. Petugas pemadam kebakaran menerima laporan dan langsung menuju lokasi kejadian.

Petugas Tiba 40 Menit Setelah Laporan

“Tim tiba di lokasi pukul 00.10 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Sekitar pukul 02.00 WIB api berhasil dipadamkan dan mengevakuasi kedua korban,” ungkap Rully di Kalianda, Senin.

Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam. Petugas juga berupaya agar api tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.

Diduga Dipicu Obat Nyamuk

Berdasarkan keterangan petugas lapangan, kebakaran diduga disebabkan oleh obat nyamuk yang memicu kobaran api. Rully menjelaskan, rumah korban berada agak jauh dari pemukiman warga lainnya.

“Warga mengetahui kebakaran itu setelah rumah terbakar 50 persen,” ujar Rully. Keterlambatan deteksi itu membuat kedua korban tidak sempat menyelamatkan diri.

Korban Dievakuasi ke Rumah Anak

Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban dibawa ke rumah anak korban yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian. Pihak keluarga telah menerima kejadian ini dan proses pemakaman dilakukan oleh warga setempat.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko kebakaran di permukiman yang jauh dari pemukiman padat, terutama bagi warga lanjut usia yang tinggal sendiri. Petugas Damkarmat mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran dari obat nyamuk dan peralatan listrik di rumah.

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top