Marc Marquez Wajib Jalani Tes Medis Kedua usai FP1 MotoGP Italia 2026 demi Balapan Minggu

Penulis: Fakhrudin Akbar  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 03:16:01 WIB
Marc Marquez menjalani tes medis kedua usai FP1 MotoGP Italia 2026 di Mugello.

LAMPUNG — Pembalap Ducati Lenovo itu dinyatakan lulus tes medis awal untuk mengikuti FP1 setelah absen akibat cedera patah tulang kaki di Sprint Race MotoGP Prancis, Le Mans. Tim medis MotoGP mengizinkan Marquez mengaspal untuk menguji ketahanan fisiknya di lintasan Mugello.

Pemeriksaan Pasca-FP1 Jadi Penentu Nasib Marquez

Begitu sesi latihan bebas pertama selesai, Marquez diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan. Pihak medis balapan akan memantau reaksi tubuhnya terhadap beban kerja tinggi saat mengendarai motor di kecepatan penuh.

Hasil evaluasi inilah yang menentukan apakah pembalap berjuluk The Baby Alien itu bisa melanjutkan ke sesi kualifikasi dan balapan utama pada Minggu. Jika ditemukan risiko kesehatan, MotoGP bisa menarik izinnya untuk tampil di sisa akhir pekan.

Patah Tulang Kaki di Le Mans Jadi Penyebab Absen

Cidera yang dialami Marquez terjadi saat Sprint Race MotoGP Prancis. Insiden di Sirkuit Le Mans itu menyebabkan patah tulang kecil di kakinya, membuatnya dinyatakan tidak bugar dan harus melewatkan seri sebelumnya demi pemulihan. Fokus utama tim medis kini adalah menguji kekuatan kaki Marquez saat bermanuver di tikungan tajam Mugello.

Tekanan Klasemen: Tertinggal 102 Poin dari Bezzecchi

Absen di beberapa seri sebelumnya membuat Marquez tertinggal 102 poin dari Marco Bezzecchi di puncak klasemen MotoGP 2026. Hasil di Mugello menjadi krusial jika ia ingin menjaga peluang mengejar ketertinggalan. Di sisi lain, MotoGP Italia juga akan dimeriahkan oleh kembalinya Cal Crutchlow yang menggantikan Johann Zarco di LCR Honda.

Semua perhatian kini tertuju pada hasil FP1 dan keputusan tim medis setelahnya. Jika Marquez dinyatakan fit, duelnya dengan Bezzecchi di kandang sendiri akan menjadi salah satu daya tarik utama akhir pekan ini.

Reporter: Fakhrudin Akbar
Sumber: babelinsight.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top