Kebakaran Hebat di Jalan Sidoyoso Surabaya Hanguskan Tiga Ruko, Seorang Nenek Tewas

Penulis: Ferdian Syah  •  Minggu, 31 Mei 2026 | 15:49:01 WIB
Kebakaran besar melanda tiga ruko di Jalan Sidoyoso Surabaya pada dini hari.

LAMPUNG — Kobaran api dilaporkan mulai muncul sekitar pukul 02.00 WIB dari salah satu ruko yang berfungsi sebagai agen penjualan elpiji. Penghuni ruko tersebut, Desi, mengaku baru terbangun setelah mendengar teriakan warga. "Waktu itu saya sedang tidur. Saya tidak tahu kalau ada kebakaran. Lalu saya mendengar warga teriak-teriak," katanya kepada Memorandum, Minggu (31/5).

Dua Ledakan dan Upaya Evakuasi Tabung Gas

Desi menyatakan sempat mendengar suara ledakan sebanyak dua kali saat api mulai membesar. Ia tidak dapat memastikan apakah ledakan berasal dari tabung gas atau material lain. "Dua kali saya dengar ledakan besar," ujarnya.

Tanpa pikir panjang, Desi bersama suaminya mengevakuasi dua anak mereka yang masih balita keluar dari bangunan. Setelah memastikan anak-anak aman, pasangan itu kembali masuk ke dalam ruko untuk mengeluarkan tabung-tabung elpiji yang tersimpan di sana. "Anak saya sudah aman. Saya masuk lagi. Saya sama suami saya lempar keluar semua tabung yang ada di dalam. Takut meledak," jelas Desi.

Api Menjalar Cepat, Damkar Turunkan Enam Mobil

Api dengan cepat menjalar ke ruko di sebelah kanan bangunan yang ditempati Desi. "Apinya langsung merembet ke sebelah. Tambah besar. Kalau di ruko saya itu plafondnya habis. Lebih parah lantai dua bangunan yang sebelah saya," ungkapnya. Korban jiwa, Oma, diketahui berada di lantai dua ruko yang ikut terbakar tersebut.

Enam unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan ke lokasi. Namun, menurut Desi, armada damkar baru tiba sekitar setengah jam setelah api pertama kali terlihat. "Kira-kira setengah jam baru datang mobil damkar. Jumlahnya enam mobil," katanya.

Korsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu

Berdasarkan keterangan sementara dari penghuni ruko, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus listrik. "Kayaknya dari korslet listrik," ucap Desi. Dugaan itu masih perlu diverifikasi lebih lanjut oleh aparat kepolisian dan instansi terkait yang masih melakukan olah tempat kejadian perkara.

Hingga berita ini diturunkan, proses pendinginan dan penyelidikan masih berlangsung. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai total kerugian material akibat musibah tersebut. Peristiwa ini menjadi peringatan akan bahaya kebakaran di kawasan padat penduduk dan pusat usaha mikro yang kerap menyimpan bahan mudah terbakar.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: memorandum.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top