LAMPUNG TENGAH — Warga di Kampung Kotagajah, Kecamatan Kotagajah, Kabupaten Lampung Tengah, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan dalam kondisi prematur yang diletakkan begitu saja di atas bangku kayu. Bayi tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melintas di lokasi kejadian pada pagi hari. Temuan ini langsung dilaporkan ke perangkat desa dan aparat kepolisian setempat untuk ditindaklanjuti.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bayi tersebut ditemukan dalam kondisi masih hidup dengan tali pusar yang masih menempel. Warga yang menemukan bayi itu segera membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Kondisi prematur membuat bayi tersebut memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.
Kapolsek setempat membenarkan adanya penemuan bayi prematur tersebut. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa orang tua atau pihak yang membuang bayi malang itu. "Kami masih melakukan pendalaman di lapangan, memeriksa saksi-saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi," ujar salah satu petugas. Polisi juga mengimbau warga yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor.
Bayi prematur tersebut menjadi pihak yang paling terdampak karena membutuhkan perawatan medis intensif tanpa identitas atau jaminan dari orang tuanya. Sementara itu, warga sekitar juga merasakan dampak psikologis akibat kejadian yang mengejutkan ini. Perangkat desa setempat telah berkoordinasi dengan dinas sosial untuk memastikan perlindungan dan perawatan bagi bayi tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih memburu pelaku pembuangan bayi. Belum ada tersangka yang ditetapkan, namun penyelidikan terus dilakukan dengan mengumpulkan keterangan dari warga dan memeriksa barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP).
Bayi prematur tersebut saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit daerah. Tim medis terus memantau kondisi kesehatannya yang rentan karena lahir sebelum waktunya. Pemeriksaan lebih lanjut dilakukan untuk memastikan tidak ada komplikasi kesehatan yang lebih serius.
Pemerintah kampung setempat telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah untuk memastikan hak perawatan dan perlindungan bayi terpenuhi. Langkah administratif juga disiapkan untuk status sementara bayi tersebut selama proses hukum dan pencarian orang tua kandung berlangsung.