Pemkot Bandarlampung Dapat Bantuan Bedah Rumah 529 Unit dari Pusat, Prioritas untuk Wilayah Pesisir

Penulis: Ferdian Syah  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 18:21:09 WIB
Pemkot Bandarlampung menerima bantuan 529 unit bedah rumah dari pemerintah pusat untuk warga berpenghasilan rendah.

BANDARLAMPUNG — Ratusan warga berpenghasilan rendah di kota ini bakal mendapatkan hunian yang lebih layak dan aman. Pemerintah Kota Bandarlampung mengumumkan telah disetujui 529 unit rumah untuk program bedah rumah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Bandarlampung Muhaimin mengatakan, bantuan tersebut tersebar di 20 kecamatan. Namun, kawasan pesisir menjadi daerah yang paling banyak menerima program ini.

Siapa Saja yang Berhak Menerima Bantuan Bedah Rumah?

Penerima bantuan adalah warga yang rumahnya masuk kategori tidak layak huni. Setiap rumah penerima akan mendapatkan anggaran sebesar Rp20 juta untuk proses perbaikan.

"Program bedah rumah ini dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP)," kata Muhaimin di Bandarlampung, Selasa.

Berapa Jumlah Rumah yang Diajukan Pemkot?

Sebelumnya, Pemkot Bandarlampung telah mengajukan lebih dari 1.000 unit rumah untuk mendapatkan bantuan. Namun dari jumlah tersebut, baru 529 unit yang disetujui oleh pemerintah pusat.

"Kita hanya menyediakan datanya, kalau dananya itu dari pemerintah pusat," ujar Muhaimin menjelaskan peran Pemkot yang hanya bertugas menyiapkan data calon penerima bantuan.

Kapan Program Bedah Rumah Ini Mulai Direalisasikan?

Pemkot Bandarlampung berharap program tersebut dapat segera direalisasikan pada tahun 2026. Dengan begitu, masyarakat yang rumahnya tidak layak huni dapat segera merasakan manfaat dari program ini.

"Pemerintah Kota Bandarlampung akan terus melakukan pendataan terhadap rumah tidak layak huni di berbagai wilayah agar ke depan lebih banyak masyarakat yang bisa mendapatkan bantuan serupa," kata Muhaimin.

Apa Dampak Program Bedah Rumah bagi Warga Bandarlampung?

Program ini diharapkan mampu mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di kota tersebut. Selain meningkatkan kualitas hidup warga, perbaikan rumah juga berdampak pada keamanan dan kenyamanan penghuni, terutama di wilayah pesisir yang rentan terhadap cuaca ekstrem.

Pemkot Bandarlampung berkomitmen untuk terus mengupayakan tambahan kuota bantuan dari pusat pada tahun-tahun mendatang. Pendataan rumah tidak layak huni di seluruh kecamatan akan terus diperbarui.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top