200 Personel Gabungan Padamkan Karhutla di Taman Nasional Way Kambas Lampung Timur, Api Padam Setelah 3,5 Jam

Penulis: Fakhrudin Akbar  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 11:01:02 WIB
Personel gabungan memadamkan api di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Sabtu (22/8) malam.

LAMPUNG TIMUR — Upaya pemadaman kebakaran di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) berbuah hasil setelah personel gabungan bekerja sejak pukul 16.00 WIB. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari mengonfirmasi api di kawasan konservasi tersebut telah padam pada Sabtu (22/8) malam.

"Alhamdulillah, titik api di kawasan Taman Nasional Way Kambas berhasil dipadamkan pada pukul 19.30 WIB. Personel gabungan bekerja maksimal untuk memastikan api tidak kembali meluas," kata Yuni saat dihubungi di Bandarlampung, Minggu.

Sinergi 200 Personel dari TNI-Polri hingga Relawan

Pengerahan personel dalam skala besar menjadi kunci penanganan karhutla kali ini. Yuni merinci, kekuatan gabungan berasal dari Polres Lampung Timur, Kodim 0429/Lamtim, Brimob Polda Lampung, hingga Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP).

Unsur lainnya yang turun ke lapangan adalah petugas TNWK, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemadam kebakaran, dan relawan. "Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam penanganan karhutla ini," ujarnya.

Pembasahan Lahan untuk Cegah Api Susulan

Meski api telah padam, petugas tidak serta-merta meninggalkan lokasi. Yuni menegaskan bahwa langkah pembasahan lahan terbakar tengah dilakukan untuk memastikan bara api di dalam semak atau material kering tidak memicu kebakaran susulan.

"Setelah api berhasil dipadamkan, personel langsung melakukan pembasahan di lokasi. Ini untuk memastikan tidak ada bara yang masih menyala dan mencegah munculnya kembali titik api," kata dia.

Patroli dan Penyisiran Kawasan Terus Dilakukan

Pengawasan ketat masih berlanjut pasca-pemadaman. Petugas TNWK dikerahkan untuk menyisir dan berpatroli di sekitar lokasi kebakaran guna mendeteksi potensi titik api baru yang belum terdeteksi.

"Kami tetap melakukan pemantauan dan patroli. Tim TNWK menyisir kawasan untuk memastikan tidak ada titik api lain yang belum terdeteksi," tutup Yuni.

Reporter: Fakhrudin Akbar
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top