PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung memperkuat infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik dengan mengoperasikan 90 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 58 lokasi. Fasilitas ini mencakup ruas jalan tol, kawasan perkotaan, hingga destinasi wisata di Provinsi Lampung. Langkah ini diambil untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik dan memberi rasa aman bagi pengguna yang melakukan perjalanan jarak jauh.
BANDARLAMPUNG — Perjalanan menggunakan mobil listrik dari Jakarta menuju Lampung kini semakin praktis. PLN UID Lampung memastikan pengendara tidak perlu khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan karena jaringan pengisian telah tersedia di titik-titik strategis.
General Manager PLN UID Lampung Noer Soeratmoko menyatakan pihaknya menargetkan pengguna kendaraan listrik semakin percaya diri menjelajahi wilayah Lampung. "Kami ingin pengguna kendaraan listrik semakin percaya diri menjelajahi Lampung. Dengan SPKLU yang tersebar di berbagai lokasi strategis, perjalanan menggunakan kendaraan listrik, termasuk untuk berwisata, semakin mudah dan nyaman," kata Noer di Bandarlampung, Sabtu.
Sebanyak 90 unit SPKLU tersebut tidak hanya terpusat di perkotaan. PLN UID Lampung menempatkan fasilitas pengisian daya di ruas jalan tol dan lokasi wisata agar mobilitas pengguna kendaraan listrik lebih leluasa.
Keberadaan infrastruktur ini menjadi modal penting bagi Lampung dalam menyambut wisatawan yang datang menggunakan kendaraan ramah lingkungan. Pengguna tidak perlu memutar arah hanya untuk mencari stasiun pengisian.
Dukungan infrastruktur tersebut telah diuji langsung oleh Komunitas Mobil Elektrik Indonesia (KOLEKSI) dalam agenda Touring Kemerdekaan. Rombongan menempuh perjalanan darat dari Jakarta menuju Lampung untuk membuktikan bahwa mobil listrik sanggup melaju dalam jarak jauh.
Ketua Umum KOLEKSI Arwani Hidayat mengapresiasi kesiapan PLN dalam melayani peserta touring. "Kemudahan mengakses fasilitas pengisian daya di sepanjang perjalanan turut memberikan rasa aman bagi peserta dalam menempuh perjalanan jarak jauh," ujarnya.
Menurut Arwani, pengalaman ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik. "Dengan kendaraan yang semakin mumpuni dan dukungan jaringan SPKLU PLN, perjalanan jauh menggunakan mobil listrik semakin mudah. Kami bisa menjelajahi berbagai destinasi di Lampung dengan nyaman," tambahnya.
Selain membangun infrastruktur, PLN UID Lampung juga berupaya membangun kepercayaan publik melalui penggunaan langsung. Sejak awal 2026, perusahaan telah memakai mobil listrik sebagai kendaraan operasional internal.
Langkah ini dinilai lebih ramah lingkungan dan memberikan efisiensi biaya bagi perusahaan. PLN menilai peran komunitas kendaraan listrik juga strategis untuk memperluas edukasi kepada masyarakat luas tentang manfaat dan kemudahan penggunaan kendaraan listrik.
Dengan sinergi antara infrastruktur yang memadai dan kampanye nyata dari pengguna, PLN optimistis ekosistem kendaraan listrik di Lampung akan tumbuh lebih cepat.