BANDAR LAMPUNG — Ratusan insan PTPN I (Persero) Regional 7 dari tingkat direksi hingga staf kantor regional mengikuti forum Leaders Talk yang digelar di Ruang Harmonis Kantor Regional, Kamis (20/8/2026). Agenda internal ini dirancang untuk menyelaraskan visi antara manajemen pusat, anak perusahaan, dan unit kerja di lapangan.
Kegiatan berlangsung secara hybrid. Sebagian peserta hadir langsung di kantor regional, sementara karyawan di unit kebun dan pabrik mengikuti melalui sambungan Zoom Meeting.
Direktur SDM & TI PTPN I (Persero) Siwi Peni, didampingi Plt. Region Head Iyan Heryanto dan Business Support Head Iskandar Dewantara, memimpin langsung jalannya diskusi. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa transformasi perusahaan tidak akan berjalan tanpa kesamaan cara pandang seluruh karyawan.
Siwi Peni memaparkan empat hal yang menjadi prioritas dalam mendorong perubahan di lingkungan PTPN I Regional 7. Keempatnya menjadi pegangan bagi seluruh unit kerja dalam menjalankan operasional sehari-hari.
Menurut Siwi, hambatan terbesar transformasi biasanya bukan pada strategi, melainkan pada lemahnya komunikasi internal. Ia meminta seluruh jajaran membangun komunikasi yang kuat dan bekerja secara kolaboratif.
"Kita harus terus membangun komunikasi yang kuat, bekerja secara kolaboratif, dan adaptif terhadap perubahan. Transformasi perusahaan hanya bisa berjalan jika seluruh insan PTPN memiliki semangat dan kinerja yang sama," ujar Siwi dalam sambutannya.
Forum ini menjadi ruang dialog langsung antara manajemen dan karyawan. Selain menerima arahan, peserta juga mendapat kesempatan untuk bertukar perspektif mengenai tantangan operasional di lapangan.
Melalui kegiatan ini, PTPN I (Persero) Regional 7 menargetkan terbangunnya semangat kerja yang solid di semua lini. Harapannya, produktivitas kebun dan pabrik meningkat seiring dengan berjalannya program transformasi perusahaan.
Langkah ini sejalan dengan komitmen holding perkebunan Nusantara untuk menciptakan badan usaha yang maju dan berkelanjutan. Sinergi yang dibangun dari internal diharapkan mampu menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompetitif. (*)