BANDAR LAMPUNG — Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah di Lampung memasuki babak baru. Penandatanganan kesepakatan bersama pembangunan daerah untuk mendukung Program Desaku Maju digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Teluk Betung Selatan, pada Jumat (21/8/2026). Acara ini menjadi ajang konsolidasi antara Pemprov Lampung, Kodam XXI/Radin Inten, pemerintah kabupaten/kota, serta pemangku kepentingan lainnya.
Hadir langsung dalam pertemuan tersebut Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, serta Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki. Para bupati dan wali kota se-Lampung juga tampak hadir, didampingi para Dandim jajaran Korem 043/Gatam.
Program Desaku Maju tidak hanya menyasar pembangunan fisik. Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan, program ini mencakup peningkatan produktivitas pertanian, penguatan UMKM, pendidikan vokasi, hingga pembangunan infrastruktur jalan desa.
“Keberhasilan Desaku Maju tidak hanya diukur dari fisik, tapi dari dampaknya: akses lebih mudah, biaya distribusi turun, usaha meningkat, lapangan kerja terbuka, dan kesejahteraan naik,” ujar Rahmat dalam sambutannya.
Sebagai langkah awal, dukungan konkret telah disalurkan ke desa-desa. Bantuan tersebut berupa pupuk hayati, mesin bed dryer untuk pengolahan pascapanen, serta pelatihan vokasi bagi warga.
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa kesepakatan ini bukan sekadar seremoni. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor harus diwujudkan dalam program yang nyata dan terukur agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
“Kodam XXI/Radin Inten siap mendukung sesuai tugas dan kewenangan, dengan mengedepankan semangat gotong royong serta kemanunggalan TNI dan rakyat,” kata Kristomei.
Target akhir dari program ini adalah mewujudkan desa yang maju, mandiri, produktif, dan sejahtera. Dengan jaringan kewilayahan yang dimiliki TNI, pendampingan hingga tingkat desa diharapkan bisa berjalan lebih efektif.
Gubernur menilai keterlibatan TNI, khususnya Kodam XXI/Radin Inten, sangat krusial. Institusi militer memiliki jaringan kewilayahan yang luas dan pengalaman panjang dalam pembangunan serta pemberdayaan masyarakat.
Melalui sinergi ini, pemerataan pembangunan di Provinsi Lampung diharapkan bisa dipercepat. Kesepakatan bersama ini juga diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, mendukung ketahanan pangan, serta mengoptimalkan sumber pembiayaan pembangunan yang ada.
Kehadiran Danrem 043/Gatam dalam acara ini menegaskan komitmen TNI AD untuk terus mendampingi pemerintah daerah. Dengan kolaborasi yang terintegrasi, Program Desaku Maju ditargetkan memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan hingga ke pelosok desa di Lampung.