LAMPUNG — Redmi 17 hadir sebagai penerus lini entry-level Xiaomi yang kini mengusung filosofi "baterai besar, harga merakyat". Dengan kapasitas 7.500 mAh, ponsel ini menjadi salah satu HP dengan baterai terbesar di kelasnya, bahkan mengungguli sejumlah kompetitor yang rata-rata baru menyentuh angka 6.000 mAh. Xiaomi memasarkan perangkat ini dalam tiga varian memori dan empat pilihan warna: Black, Deep Blue, Lotus Purple, serta Oak Green.
Xiaomi menyematkan panel IPS LCD seluas 6,9 inci yang diklaim sebagai yang terluas di kelasnya. Meski resolusinya baru sebatas HD+, keunggulan utamanya ada pada perlindungan Gorilla Glass 7i yang jarang ditemui di HP harga Rp2 jutaan. Lapisan ini memberikan ketahanan ekstra terhadap goresan dan benturan.
Ada juga teknologi Wet Touch yang membuat layar tetap responsif saat disentuh jari basah, berminyak, atau terkena sabun. Ini nilai tambah praktis untuk pengguna yang sering menggunakan ponsel di luar ruangan atau saat hujan.
Salah satu pembeda Redmi 17 adalah kehadiran lampu RGB di bawah modul LED flash. Head of PR Xiaomi Indonesia, Abee Hakiim, menjelaskan elemen ini punya fungsi nyata, bukan hanya hiasan. "Bukan cuma gimmick, ada fungsinya. Indikator saat charging, ketika ada notifikasi masuk, atau timer saat foto," ujarnya dalam acara peluncuran di Jakarta, Kamis (20/8).
Lampu ini menyala dalam berbagai skenario, mulai dari indikator pengisian daya, notifikasi masuk, hingga penghitung mundur saat memotret. Bagi pengguna yang sering meletakkan ponsel menghadap ke bawah, fitur ini cukup membantu.
MediaTek Helio G91-Ultra yang diusung Redmi 17 bukanlah chip untuk gaming berat, melainkan prosesor yang dioptimalkan untuk efisiensi daya dan tugas harian. Kombinasi dengan RAM hingga 6 GB dan penyimpanan 256 GB sudah cukup untuk multitasking aplikasi biasa, media sosial, dan streaming video.
Klaim daya tahan baterainya memang impresif. Xiaomi menyebut ponsel ini mampu memutar video 28 jam nonstop atau memutar musik hingga 91 jam. Dukungan fast charging 45W memungkinkan pengisian daya lebih cepat, sementara reverse charging 22,5W memungkinkan Redmi 17 difungsikan sebagai power bank darurat untuk perangkat lain via kabel USB-C.
Redmi 17 juga menjalankan HyperOS 3 dengan fitur anyar bernama HyperIsland. Fitur ini menampilkan notifikasi dan aktivitas aplikasi secara dinamis di sekitar lubang kamera depan, mirip dengan Dynamic Island milik Apple.
Sektor fotografi mengandalkan kamera utama 50 MP yang ditemani auxiliary lens. Mode yang tersedia cukup lengkap untuk kelasnya: Night Mode, HDR, Portrait, FilmCamera, time-lapse, hingga Dual Video yang memungkinkan perekaman simultan dari kamera depan dan belakang. Kedua kamera sama-sama mampu merekam video hingga resolusi 1080p pada 30 FPS.
Penjualan perdana Redmi 17 dimulai pada 21 Agustus pukul 10.00 WIB di seluruh kanal penjualan resmi Xiaomi Indonesia. Berikut rincian harganya:
Redmi 17 jelas menyasar pengguna yang memprioritaskan daya tahan baterai di atas segalanya. Profil pengguna idealnya adalah pekerja lapangan, mahasiswa yang jarang dekat dengan colokan listrik, atau mereka yang butuh ponsel kedua dengan umur pakai lama. Namun, calon pembeli perlu menerima kompromi pada resolusi layar yang masih HD+ dan chipset yang orientasinya bukan performa gaming berat.