Suami di Metro Lampung Mengaku Diancam Pisau Usai Pergoki Istri dengan Pria Lain di Rumah Mertua

Penulis: Khairul Anwar  •  Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:58:01 WIB
Suami berinisial As di Metro Lampung menunjukkan lokasi kejadian dugaan pengancaman dengan pisau di rumah mertuanya, Kelurahan Purwosari, Metro Utara.

METRO UTARA — Peristiwa dugaan perselingkuhan berujung ancaman kekerasan terjadi di Jalan Beruang, belakang Pasar Pagi 28, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, Lampung. Seorang suami berinisial As (30) mengaku dikejar menggunakan pisau oleh pria yang ditemukannya di dalam kamar rumah mertuanya, saat dirinya menjenguk istri yang sudah pisah ranjang.

Kejadian bermula ketika As datang ke rumah mertuanya untuk mengantar sepeda motor kepada istrinya. Keduanya diketahui tengah pisah rumah setelah sebelumnya terjadi cekcok. As tinggal bersama anak perempuannya di rumah orang tuanya di 15 Kauman, Metro Pusat, sementara sang istri tinggal bersama anak laki-laki di rumah orang tuanya di Purwosari.

Pria Tak Dikenal Bersembunyi di Dalam Kamar

Saat tiba di lokasi, As mengaku memanggil-manggil istrinya namun pintu baru dibuka setelah beberapa saat. Kecurigaan muncul setelah ia melihat sepasang sandal pria terparkir di dalam rumah. As kemudian memeriksa kamar dan menemukan seorang pria yang tidak ia kenal.

"Saya panggil-panggil, istri saya jawab tapi lama sekali buka pintu. Saya curiga. Begitu masuk, ada sandal pria di dalam rumah," kata As, baru-baru ini.

Mendapati keberadaan pria tersebut, cekcok mulut pun tidak terhindarkan. Situasi semakin memanas ketika pria tak dikenal itu mengambil pisau yang berada di meja ruang tengah dan mengejar As. Korban mengaku memilih berlari menghindar agar tidak menjadi sasaran senjata tajam tersebut.

Pelaku Kabur Lewat Pintu Belakang

Setelah berhasil meloloskan diri, As meminta bantuan saudara istrinya. Petugas keamanan setempat dan Bhabinkamtibmas Metro Utara yang datang ke tempat kejadian sempat melakukan pemeriksaan. Namun, pria tersebut dikabarkan keburu melarikan diri melalui pintu belakang rumah.

Hingga saat ini, identitas pria yang diduga selingkuhan istri As belum diketahui. Pihak keluarga bersama pamong dan Bhabinkamtibmas telah berupaya meminta keterangan dari istri As, namun yang bersangkutan mengaku tidak mengenal laki-laki tersebut.

"Kami, keluarga, pamong, dan Bhabinkamtibmas sudah mencecar istri saya. Tapi dia selalu bilang tidak tahu siapa laki-laki itu. Mustahil bawa orang masuk rumah tanpa tahu identitasnya," tegas As.

Korban Tempuh Jalur Hukum

As menyatakan tidak akan tinggal diam atas peristiwa yang menimpanya. Ia berencana melaporkan istrinya ke pihak berwenang atas dugaan perzinahan dan melaporkan pria tak dikenal tersebut atas dugaan percobaan pembunuhan. Pasangan ini diketahui telah dikaruniai dua orang anak.

"Kami belum cerai resmi secara negara. Saya masih suami sah. Teman saya punya rekaman video dan siap jadi saksi," ujarnya.

Rekaman video kejadian tersebut dikabarkan sempat viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Kasus ini pun menjadi perhatian warga sekitar dan telah dilaporkan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: buktipetunjuk.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top