LAMPUNG — Regular Season MPL ID Season 18 resmi bergulir Jumat, 14 Agustus 2026, dengan langsung menyajikan pertandingan berlabel El Clasico antara RRQ Hoshi dan EVOS. Duel ini bukan sekadar nostalgia rivalitas klasik, melainkan panggung pembuktian bagi dua komposisi roster baru yang sama-sama melakukan perombakan besar di musim ini.
RRQ Hoshi menambah amunisi di sektor jungler dengan mendatangkan Demonkite, pemain asal Filipina yang dipinjam dari Aurora Gaming PH. Pengalamannya di kancah internasional diharapkan mampu mengatur tempo permainan tim sejak menit awal.
Agresivitas Demonkite di early game menjadi penentu utama untuk mengamankan Turtle pertama dan menguasai area Lithowanderer. Target utamanya jelas: mempersempit ruang gerak Alberttt di kubu lawan dan membuka jalur farming yang aman bagi Sutsujin.
Menariknya, Sutsujin yang sebelumnya dikenal sebagai jungler kini ditempatkan di Gold Lane. Keberhasilan adaptasinya di role baru akan sangat bergantung pada seberapa efektif Demonkite memberikan tekanan di sisi lain map.
EVOS menaruh kepercayaan penuh pada Alberttt sebagai senjata utama di garis depan. Statusnya sebagai veteran dengan pengalaman di level tertinggi membuatnya menjadi ancaman serius jika berhasil mendapatkan hero comfort pick.
Strategi EVOS kemungkinan besar berfokus pada perebutan keunggulan di team fight awal area Turtle. Jika berhasil, Alberttt bisa dengan cepat menguasai jungle musuh dan mengeksploitasi Sutsujin yang masih dalam masa adaptasi.
Pilar EVOS seperti Rendyy, DrianW, Erlan, dan Muezza dituntut tampil solid untuk melindungi Alberttt saat fase krusial. Kegagalan mereka menjaga sang ace diprediksi akan berujung pada hilangnya kendali permainan di mid hingga late game.
Memasuki fase late game, RRQ Hoshi diyakini memiliki struktur eksekusi team fight yang lebih rapi. Kombinasi damage dari Rinz, Demonkite, dan Sutsujin berpotensi menghasilkan output ofensif yang masif dari lini belakang.
Lynchh dan Idok akan berperan sebagai benteng pembuka jalan di front line. Namun, kendali penuh pertandingan tetap ditentukan oleh siapa yang lebih dulu mengambil inisiatif serangan sejak menit-menit awal.
Pertarungan ini diprediksi berjalan sengit dan tidak akan berakhir dengan kemenangan telak. RRQ Hoshi diperkirakan mampu menutup seri dengan skor tipis dalam format Best-of-3 (Bo3).
Proyeksi skor akhir untuk laga El Clasico ini adalah RRQ Hoshi menang 2-1 atas EVOS. Rinciannya, RRQ Hoshi diprediksi memenangkan Game 1, EVOS menyamakan kedudukan di Game 2, sebelum RRQ Hoshi memastikan kemenangan di Game 3.
Peran Demonkite diproyeksikan menjadi pembeda utama dalam menjaga stabilitas formasi RRQ Hoshi. Sementara itu, Alberttt akan menjadi figur sentral yang memaksa pertandingan berjalan hingga game ketiga.
Hasil El Clasico ini tidak hanya menentukan perolehan poin awal, tetapi juga menjadi pembuktian kesiapan proyek baru RRQ Hoshi dalam mengarungi MPL ID Season 18.