LAMPUNG — Hasil uji jarak tempuh dunia nyata dari Edmunds EV Range Test menunjukkan Audi Q6 e-tron 2027 mampu menempuh 337 mil dalam sekali pengisian daya. Angka ini sekitar 12 persen lebih tinggi dari perkiraan resmi EPA yang dipatok 301 mil, memberikan tambahan 36 mil yang cukup untuk kebutuhan komuter beberapa hari.
Efisiensi energi juga tercatat lebih baik dari klaim pabrikan. Dalam pengujian yang mengombinasikan 60 persen rute perkotaan dan 40 persen jalan tol dengan kecepatan rata-rata 40 mph, Q6 e-tron mencatat konsumsi 29,3 kWh per 100 mil, sementara estimasi EPA menyebutkan 35 kWh per 100 mil.
Audi memperkenalkan sejumlah pembaruan signifikan untuk Q6 e-tron tahun model 2027. Perubahan paling mencolok ada pada sistem infotainment baru serta kembalinya tombol fisik di kabin, sebuah respons atas kritik pengguna terhadap kontrol berbasis layar sentuh yang rumit.
Sistem pengereman regeneratif juga ditingkatkan untuk mendukung efisiensi energi yang lebih baik. Peningkatan ini menjadi faktor kunci mengapa SUV listrik ini mampu melampaui angka jarak tempuh resminya dalam kondisi berkendara harian.
Dengan jarak tempuh 337 mil, Q6 e-tron menempati posisi atas di antara SUV listrik mewah yang pernah diuji Edmunds. Namun, dua pesaing masih unggul tipis: BMW iX xDrive 2026 mencatat 338 mil dan Cadillac Optiq menempuh 339 mil.
Sebaliknya, Q6 e-tron mengungguli Porsche Macan 4S 2025 yang menempuh 323 mil dan Macan Turbo dengan 301 mil dalam pengujian serupa. Selisih ini terasa lebih signifikan jika melihat banderol harga: Q6 e-tron dibanderol mulai US$ 64.500, jauh di bawah Macan 4S yang dipatok US$ 89.900 dan Macan Turbo seharga US$ 84.600.
Q6 e-tron memiliki panjang 187,8 inci, lebar 76,2 inci, dan tinggi 66,6 inci dengan jarak sumbu roda 113,7 inci. Ukuran ini menempatkannya sejajar dengan BMW iX3 dan Porsche Macan EV di segmen yang sama.
Metodologi Edmunds EV Range Test dirancang untuk memberikan gambaran akurat soal jarak tempuh dan efisiensi dalam situasi berkendara sehari-hari. Kondisi pengujian mencakup kecepatan yang mengikuti batas maksimal dengan toleransi 5 mph, pengaturan AC otomatis pada suhu 72 derajat, serta penggunaan mode berkendara paling efisien.
Hasil ini menjadi pertimbangan menarik bagi calon pembeli SUV listrik premium yang mengutamakan jarak tempuh nyata dibandingkan angka di atas kertas.