LAMPUNG — Persaingan di segmen ponsel lipat kian memanas. Samsung dikabarkan tengah menambah kapasitas produksi Galaxy Z Fold 8 menyusul tingginya animo pasar terhadap perangkat layar lipatnya. Kabar ini muncul di saat Apple disebut-sebut akan segera memasuki arena yang sama dengan iPhone lipat perdananya.
Menurut laporan ETNews, Samsung memutuskan membangun satu juta unit tambahan Galaxy Z Fold 8. Keputusan ini diambil setelah total pre-order seri Galaxy Z8 mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah, yakni 1,44 juta unit.
Yang menarik, varian Galaxy Z Fold 8 dengan rasio layar 4:3 menyumbang 70 persen dari total pesanan tersebut. Ini menandakan konsumen lebih memilih form factor buku yang lebih luas dibandingkan varian clamshell.
Apple dikabarkan akan meluncurkan iPhone lipat pada September. Menariknya, panel layar untuk perangkat tersebut disebut-sebut dipasok oleh Samsung Display, divisi layar dari Samsung Electronics.
Rumor yang beredar menyebutkan iPhone lipat akan mengusung rasio layar yang sama dengan Galaxy Z Fold 8, yaitu 4:3, dengan desain book-style yang identik. Jika benar, ini menjadi sinyal bahwa Apple mengikuti jejak desain yang sudah dipopulerkan Samsung sejak beberapa generasi terakhir.
Lonjakan produksi Samsung ini menunjukkan permintaan pasar yang sehat untuk kategori ponsel lipat. Kehadiran Apple sebagai pendatang baru nantinya diprediksi akan semakin memperbesar pasar, bukan sekadar mengambil pangsa yang sudah ada.
Bagi konsumen, kabar ini menjadi pertanda baik. Kompetisi yang ketat biasanya mendorong inovasi dan harga yang lebih kompetitif. Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai ketersediaan iPhone lipat di Indonesia.
Galaxy Z Fold 8 terbukti menjadi primadona di seri Z8 dengan kontribusi 70 persen dari total pre-order. Sementara itu, iPhone lipat yang akan datang masih diselimuti teka-teki, tetapi spekulasi penggunaan layar Samsung mengindikasikan standar industri yang semakin terpadu.
Bagi Anda yang sedang menimbang untuk membeli ponsel lipat, Galaxy Z Fold 8 bisa menjadi pilihan yang sudah teruji di pasaran. Namun, jika tidak terburu-buru, menunggu pengumuman resmi Apple pada September mendatang bisa menjadi langkah bijak untuk membandingkan opsi sebelum memutuskan.