LAMPUNG — Insiden ini merupakan keadaan darurat besar keempat di fasilitas Panimex sejak 2013. Catatan tersebut memicu kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk serikat pekerja, yang menilai perusahaan berulang kali gagal memperbaiki sistem keselamatan.
"Kami sangat menyayangkan situasi seperti ini terus berulang, dan perusahaan tidak mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi pekerja mereka, apalagi masyarakat sekitar," ujar Bobadilla, perwakilan pekerja yang akrab dengan operasional pabrik, Kamis (6/8).
Serangkaian ledakan dilaporkan terjadi di dalam pabrik sebelum api membesar. Rekaman video yang beredar memperlihatkan kepulan asap hitam pekat membubung tinggi, sementara petugas darurat bergerak di sekitar lokasi dan menutup sejumlah jalan di dekat pabrik.
Kepala Pemadam Kebakaran Quilicura, Carlos Cid, mengatakan penanganan kebakaran berjalan bertahap karena melibatkan bahan kimia berbahaya. "Kami sedang bekerja dan menyusun rencana untuk delapan jam ke depan. Kami berharap bisa menyelesaikannya lebih cepat, namun karena melibatkan bahan kimia, kami bergerak secara bertahap," jelasnya.
Polisi menyebut kebocoran amonia sebagai dugaan awal penyebab kebakaran, tetapi penyelidikan masih berlangsung. Sekitar 20 pekerja yang berada di dalam pabrik saat kejadian berhasil dievakuasi tanpa luka serius.
Delegasi Presiden untuk Wilayah Metropolitan, German Codina, mengimbau warga setempat untuk tidak keluar rumah. Instruksi teknis diberikan agar warga menutup jendela dan menempatkan kain basah pada celah pintu dan jendela guna mencegah masuknya asap beracun.
Otoritas pendidikan setempat juga mengambil langkah darurat dengan meliburkan kegiatan belajar-mengajar di Quilicura pada Rabu (5/8). Langkah ini diambil untuk menghindari risiko paparan udara terkontaminasi bagi anak-anak.
Pengulangan insiden di fasilitas yang sama menjadi perhatian serius. Data internal yang dikutip media lokal menunjukkan Panimex telah beberapa kali mengalami kebakaran dan kebocoran bahan kimia dalam satu dekade terakhir. Setiap kejadian selalu diikuti janji perbaikan, namun pengawasan terhadap implementasinya dinilai lemah.
Belum ada pernyataan resmi dari manajemen Panimex mengenai insiden terbaru ini. Sementara itu, tim gabungan pemadam kebakaran masih bersiaga di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan mencegah kebakaran menyebar ke permukiman padat penduduk di sekitar kawasan industri tersebut.