PKS Lampung Targetkan 56.000 Relawan Sahabat PKS, 100 Peserta Ikuti Training Orientasi Perdana di Bandar Lampung

Penulis: Khairul Anwar  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 14:08:01 WIB
peserta mengikuti Training Orientasi Partai perdana DPW PKS Lampung di Bandar Lampung, Sabtu (1/8/2026).

BANDAR LAMPUNG — DPW PKS Lampung memulai konsolidasi gerakan relawan dengan menggelar Training Orientasi Partai (TOP) di Aula Kantor DPW PKS Lampung, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan ini diikuti 100 peserta yang secara sukarela menyatakan bergabung sebagai relawan, sekaligus menjadi fondasi awal untuk membangun jaringan pelayanan masyarakat yang lebih luas.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Presiden PKS Muzzammil Yusuf, sebagai bentuk dukungan langsung terhadap penguatan gerakan relawan dan konsolidasi pelayanan masyarakat. Kehadiran pimpinan pusat ini menegaskan bahwa pembangunan jaringan relawan menjadi salah satu fokus utama partai ke depan.

Target 56.000 Relawan untuk 15 Kabupaten/Kota

Ketua Bidang Relawan dan Saksi Nasional (BRSN) Wilayah Lampung, Ringga Oktabara, menyatakan bahwa TOP perdana ini hanyalah langkah awal. Pihaknya menargetkan pembentukan 56.000 relawan Sahabat PKS yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.

“Relawan bukan sekadar pendukung organisasi. Kami ingin mereka menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat. Karena itu, setelah mengikuti TOP, seluruh peserta akan bergabung dalam wadah Sahabat PKS,” jelas Ringga Oktabara.

Melalui wadah tersebut, para relawan akan bergerak bersama untuk melayani masyarakat, melakukan advokasi sesuai kebutuhan warga, menyampaikan informasi yang benar mengenai program-program PKS, sekaligus menjadi inspirasi agar semakin banyak masyarakat terlibat dalam gerakan kebaikan.

Tiga Fokus Utama Pembekalan Relawan

Ringga Oktabara menjelaskan, Training Orientasi Partai disusun dengan tiga tujuan utama. Pertama, memberikan pemahaman utuh kepada para relawan mengenai visi, misi, nilai, dan budaya PKS sebagai landasan pengabdian kepada masyarakat.

Kedua, membentuk relawan yang memiliki kredibilitas, integritas, militansi, disiplin, serta semangat melayani sehingga mampu menjadi pribadi yang amanah dan dipercaya masyarakat. Ketiga, menyiapkan relawan agar mampu menjalankan fungsi sebagai penyambung aspirasi sekaligus penghubung komunikasi antara masyarakat dan PKS.

Dengan bekal tersebut, berbagai kebutuhan dan persoalan masyarakat diharapkan dapat lebih cepat dipahami serta diperjuangkan melalui jalur yang tepat.

“Kekuatan Partai Diukur dari Manfaat bagi Masyarakat”

Sekretaris DPW PKS Lampung sekaligus Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Muhammad Suhada, menegaskan bahwa kekuatan sebuah partai tidak hanya diukur dari jumlah kader atau kursi yang dimiliki. Menurutnya, ukuran sesungguhnya adalah seberapa besar manfaat yang mampu dihadirkan bagi masyarakat.

“Kami ingin masyarakat mengenal PKS melalui kerja nyata. Relawan adalah ujung tombak pelayanan yang akan hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan mereka, membantu mencarikan solusi, sekaligus menjadi penghubung antara masyarakat dan berbagai program yang membawa manfaat. Ketika kebermanfaatan dirasakan, kepercayaan akan tumbuh dengan sendirinya,” ujar Suhada.

Investasi Sosial Jangka Panjang

Bagi DPW PKS Lampung, pembangunan jaringan relawan merupakan investasi sosial jangka panjang. Kehadiran puluhan ribu relawan yang bekerja dengan integritas, kepedulian, dan semangat melayani diharapkan mampu memperluas kebermanfaatan PKS di tengah masyarakat.

Kemenangan yang ingin diwujudkan bukan semata-mata kemenangan politik, melainkan kemenangan dalam menghadirkan pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Dari kebermanfaatan itulah kepercayaan publik tumbuh, dan dari kepercayaan tersebut lahir kolaborasi untuk membangun Lampung yang lebih baik.

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: wartasyah99.net This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top