LAMPUNG SELATAN — Kompetisi internal TNI AD di Provinsi Lampung resmi dimulai. Lomba Binsat yang berlangsung selama delapan hari, 2 hingga 9 Agustus 2026, ini menjadi ajang evaluasi sekaligus pengukur profesionalisme satuan di bawah komando baru Kodam XXI/Radin Inten.
Kasdam XXI/Radin Inten, Brigjen TNI Andrian Susanto, menegaskan bahwa momen HUT ke-1 ini bukan sekadar seremonial. Lomba Binsat dirancang untuk menguji kesiapan operasional, mulai dari kemampuan personel, materiil, hingga administrasi pangkalan.
Selama sepekan, para prajurit akan diuji melalui delapan cabang lomba. Materi yang dipertandingkan meliputi lintas medan, ilmu medan, peraturan militer dasar (Permildas), bola voli, pencak silat militer, lari 10 kilometer, bongkar pasang tenda, serta pengangkutan orang luka.
Adapun 12 kontingen yang bertanding terdiri dari satuan tempur dan balakrem, antara lain:
Usai upacara pembukaan, perhatian khusus diberikan Komandan Korem 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, kepada kontingen Gabungan Balakrem 043/Gatam dan prajurit Yonif 143/TWEJ. Danrem memberikan motivasi langsung agar anak buahnya bertanding dengan semangat juang tinggi.
“Junjung tinggi sportivitas, jaga kekompakan, dan kerahkan kemampuan terbaik untuk meraih prestasi serta mengharumkan nama satuan,” pesan Danrem di hadapan para peserta.
Di sisi lain, Brigjen TNI Andrian Susanto mengingatkan para juri untuk bekerja profesional dan transparan. Menurutnya, hasil penilaian harus benar-benar mencerminkan kondisi riil satuan di lapangan, bukan sekadar formalitas.
“Lomba Binsat merupakan sarana untuk mengukur sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan satuan. Jadikan setiap perlombaan sebagai wahana belajar dan berkompetisi secara sehat,” ujar Kasdam XXI/Radin Inten dalam amanatnya.
Kegiatan ini turut dihadiri para Pejabat Utama Kodam XXI/Radin Inten, seperti Asintel, Asops, Aslog, Aster Kasdam, Dandenmadam, serta para Komandan/Kabalakdam jajaran.