TULANG BAWANG — Brigjen TNI Sumarlin Marzuki memeriksa langsung pematang sawah yang masih dalam tahap pengerjaan di Kampung Ringin Sari, Banjar Margo. Ia datang sehari setelah menggelar rapat koordinasi dengan Kepala Balai Pengujian dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan (BPLIP) Kelas I Palembang.
Dalam kunjungan itu, orang nomor satu di Korem 043/Gatam itu berdialog dengan petani dan pelaksana proyek di lokasi. Ia memastikan pembukaan lahan berjalan sesuai target dan tidak ada hambatan berarti di lapangan.
Menurut Sumarlin, lahan cetak sawah baru tidak boleh berhenti pada tahap pembukaan lahan saja. Setelah selesai, lahan harus segera ditanami agar manfaatnya langsung dirasakan petani setempat.
"Program cetak sawah merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian, memperluas lahan pertanian produktif, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional," kata Sumarlin dalam keterangannya.
Dandim 0426/Tulang Bawang Letkol Inf Surya Dharma turut mendampingi Danrem di lokasi. Hadir pula Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Tulang Bawang, Camat Banjar Margo, Kepala Kampung Ringin Sari, serta kelompok tani setempat.
Kunjungan ini merupakan bagian dari pengawalan program strategis pemerintah pusat di tingkat tapak. Sumarlin menegaskan TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
"TNI akan terus mendukung program strategis pemerintah melalui sinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan seluruh pemangku kepentingan agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.
Program Cetak Sawah Rakyat di Ringin Sari menyasar lahan tidur dan lahan tidak produktif di Provinsi Lampung untuk dialihfungsikan menjadi lahan tanam baru. Kehadiran Danrem di pematang sawah sekaligus memastikan percepatan program berjalan tanpa kendala.
Kepala Seksi Teritorial Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf M. Sofrianes Salam turut mendampingi Brigjen Sumarlin selama peninjauan di Banjar Margo.