LAMPUNG — Audi memperkenalkan Q9 dan SQ9 pada Selasa malam waktu setempat sebagai SUV tiga baris pertama yang benar-benar besar dari Ingolstadt. Model ini masuk ke segmen yang paling panas di pasar mobil mewah global, bersaing dengan nama-nama besar seperti BMW X7 dan Mercedes-Benz GLS-Class.
Audi Q9 standar dibekali mesin twin-turbo 2.900 cc V6 yang menghasilkan 429 tenaga kuda dan torsi 442 lb-ft. Untuk varian SQ9, performanya naik signifikan berkat mesin twin-turbo 4.000 cc V8 bertenaga 591 hp dan torsi 590 lb-ft.
Meski bobotnya mencapai 5.302 pon untuk Q9 dan 5.556 pon untuk SQ9, akselerasi kedua mobil ini cukup impresif. Q9 mampu berakselerasi dari 0-60 mil per jam dalam 4,9 detik, sementara SQ9 yang lebih berat justru lebih cepat dengan catatan 3,8 detik.
Kedua model menggunakan transmisi otomatis delapan percepatan dengan penggerak semua roda. Suspensi udara adaptif dengan peredam variabel kontinu menjadi standar, ditambah fitur penyesuaian ketinggian yang bisa diatur otomatis atau manual.
Pada varian Prestige, Q9 dan SQ9 dilengkapi kemudi semua roda dengan sudut belok maksimal lima derajat. Khusus SQ9, ada diferensial kunci elektronik di gandar belakang dan kopling elektro-mekanis yang bisa mengalirkan hampir seluruh torsi ke roda belakang. Kedua model memiliki kapasitas penarik hingga 7.700 pon.
Dengan panjang 209 inci, lebar 86,8 inci, dan tinggi 71,4 inci, Q9 menjadi Audi paling lapang yang pernah dibuat. Jarak sumbu rodanya mencapai 123,5 inci, salah satu yang terpanjang di segmen ini.
Audi menawarkan dua konfigurasi kabin. Opsi pertama untuk tujuh penumpang dengan susunan bangku 35/30/35 split di baris kedua dan ketiga. Opsi kedua, khusus Q9, mengganti baris kedua dengan dua kursi kapten sehingga total kapasitas menjadi enam kursi. Ruang bagasi mencapai 50 kaki kubik dengan baris ketiga dilipat, dan 19,3 kaki kubik saat semua baris terisi.
Interior Q9 dipenuhi layar: panel instrumen virtual 11,9 inci, layar infotainment 14,5 inci, dan layar penumpang 12,3 inci. Atap panoramik terbesar yang pernah dipasang di Audi juga menjadi standar, bersama dengan kontrol iklim lima zona dan pintu bertenaga listrik otomatis.
Untuk urusan pencahayaan, Q9 menjadi model pertama Audi di pasar Amerika Serikat yang menggunakan sistem Digital Matrix LED. Sistem ini bisa menerangi bagian jalan tertentu dengan kecerahan berbeda untuk mengurangi silau bagi pengendara lain. Lampu belakang juga menjadi yang pertama menggunakan OLED yang melengkung mengikuti bentuk bodi belakang. Sistem lampu sein canggih bahkan bisa memproyeksikan indikator ke tanah.
Audi membekali Q9 dan SQ9 dengan sistem mengemudi semi-otonom Level 2 SAE yang tersedia pada varian Premium Plus dan Prestige. Sistem ini dapat digunakan di jalan tertentu untuk menangani kemudi, akselerasi, dan pengereman hingga kecepatan 85 mil per jam. Fitur ini akan diluncurkan di AS dan Jerman terlebih dahulu.
Pengiriman ke pelanggan dijadwalkan mulai kuartal keempat 2026. Harga SQ9 dimulai dari 118.000 dolar AS, sementara Q9 dibanderol mulai 87.700 dolar AS.